Akusampai di lantai dua dan melirik ke salah satu café di sana dan tidak terlihat wajah yang aku kenal, aku mengarahkan mataku ke jam tangan, 13.16. Berarti masih ada setengah jam lebih untuk menunggu dia datang. Aku memutuskan untuk masuk ke satu café yang berhadapan dengan tempat kita janjian, jadi aku bisa melihat kalau nanti dia datang.
Cerpen Karangan Syahida InayatullahKategori Cerpen Pengorbanan, Cerpen Persahabatan Lolos moderasi pada 17 March 2014 Di hari minggu Syila, Azmi, Nufi, Zain, Jihan dan Iran seperti biasanya keenam sahabat itu berkumpul, mereka tidak pernah bermain di hari-hari sekolah karena itu waktunya untuk belajar. Mereka hanya bermain di hari minggu. Pada hari minggu itu mereka pergi ke taman bungan di Bandung, disana mereka bermain-main dengan bahagia, dan tiba-tiba Farel mantannya Ilma yang lagi suka dengan Syila datang. “hay semuanya” sapa Farel kepada teman-temannya. “hallo! Mau apa kamu kesini?” jawab Azmi dengan kesal karena iya suka dengan Syila “eh, Azmi kok gitu sih? Dia kan datang baik-baik” kata Syila yang juga suka dengan Farel “iya, aku cuman mau ngomong sesuatu kok sama Syila” kata Farel “ada apa rel?” jawab Syila “Syila, mau gak kamu jadi pacar aku?” “aku… mau rel” jawab Syila dengan muka memerah “cieee” kata sahabat Syila serentak “ih!” Azmi kesal dan pergi “loh Azmi mau kemana?” kata Nufi. Dan mereka semua pulang jalan kaki, sedangkan Syila diantar motor oleh Farel. Keesokan harinya di sekolah, Syila tidak seperti biasanya, mulai dari tidak menyapa teman-temannya, tidak menanyakan tentang pr yang kemarin, dan ia pun setelah nyimpan tas langsung pergi ke kelasnya Farel tanpa izin kepada teman-temannya, sahabatnya pun mulai kesal dengan sikap Syila yang sangat berubah semenjak jadi pacarnya Farel. Saat diperhatiin, ternyata Syila suka ikut Farel ke tempat-tempat yang dipakai oleh anak-anak nakal, iya dibonceng dengan motor dengan kecepatan yang sangat cepat. Pada saat sahabat-sahabatnya mengintip apa yang dilakukan Syila, dengan kebetulan Farel sedang menawarkan Rok*k kepada Syila, serentak sahabatnya berteriak kepada Syila. “Jangan mau Syila! itu berbahaya!” sahabat-sahabat Syila berteriak sangat keras sehingga mengagetkan Syila dan Farel “Teman-teman, ngapain kalian kesini?” Syila sedikit membentak “semenjak kamu pacaran dengan farel, kamu berubah Syila!” jawab Azmi “heh! Bilang aja kamu cemburu!” jawab Farel “udah udah! lagian aku gak akan nerima rok*k dari kamu Farel!” jawab Syila “ya sudahlah ayo kita pergi dari sini!” ajak Farel kepada Syila “hey! Awas kalau kamu bawa motornya ngebut!” kata Jihan kepada Farel “Udah deh gak usah ngurusin kita!” kata Syila membentak sahabatnya sendiri Farel membawa motor dengan sangat kencang, tiba-tiba motornya menabrak sebuah pohon dan terguling, Farel dan Syila pun dibawa ke rumah sakit, Farel mengalami luka bakar karena terkena knalpot, sedangkan Siyla membutuhkan donoran darah. Ketika sahabat Siyla tau bahwa Siyla kecelakaan, mereka langsung pergi ke rumah sakit tempat Siyla dirawat. “Syila!!” serentak mereka memanggil Syila “Kalian? ada apa kalian kesini? Bukannya kalian benci denganku?” jawab Syila “Syila, kami rindu padamu, dan kami khawatir padamu, apa yang terjadi padamu?” Tanya Azmi “Sahabatku, aku telah mengalami kecelakaan, dan sekarang aku butuh donoran darah, tapi aku tidak tau bisa mendapatkan itu dari mana” kata Syila sambil menangis “tenanglah, kami akan membantumu dengan cepat” kata Nufi menenangkan Syila “tapi kalian bisa dapat darah dari mana?” kata Syila “sudahlah lebih baik kamu istirahat saja” jawab Zafir “terimakasih temanku” kata Syila perlahan memejamkan mata Semua sahabatnya bingung siapa yang mau mendonorkan darahnya untuk Syila. Akhirnya mereka dapat ide dan memutuskan untuk mengecek darah masing-masing, dan sepakat bila ada darah yang cocok harus mendonorkan darahnya untuk Syila. Tidak disangka suatu hari Syila mendapatkan donoran darah, dia tidak tau siapa yang telah mendonorkan darahnya, saat mendapat informasi dari suster, bahwa yang mendonorkan darah kepada dia sedang berbaring di kamar nomor 11. Karena tidak jauh dari kamarnya, ia langsung beranjak dan pergi dari ranjangnya menuju kamar 11. Tidak disangka ia mendapatkan seorang lelaki sedang berbaring lemas, dan ternyata dia adalah Azmi yang selama ini jatuh ccinta kepada Syila. Syila pun menghampiri Azmi. “Azmi? apakah kau yang mendonorkan darah kepadaku?” tanya Syila “iya Syila, dia yang mendonorkan darah untukmu!” jawab Firda yang tiba-tiba masuk “ini juga berkat sahabatmu yang lain Syila” kata Azmi “Terimakasih ya teman-teman telah menolongku ternyata sahabat itu lebih baik daripada pacar” kata Syila, Mereka pun bergenggaman tangan, Syila memutuskan Farel dan jadian dengan Azmi.. === THE END === Cerpen Karangan Syahida Inayatullah Facebook Syahida Inayatullah Cerpen Antara Sahabat dan Pacar merupakan cerita pendek karangan Syahida Inayatullah, kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya. "Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!" Share ke Facebook Twitter WhatsApp " Baca Juga Cerpen Lainnya! " Bersama Kita Menuju Surga Oleh Wafiq Azizah Annisa R. Ayu terdiam. Angin sore itu berhembus dengan lembut membuat dedaunan pohon di sekitar taman pondok bergoyang-goyang sehingga, siapapun yang merasakannya akan langsung ingin terlelap. Ayu yang sedang duduk di Getaran Jari Oleh Ymir Cafe dekat stasiun adalah dimana ku berjanji bertemu dengan salah satu teman dekatku. Ketika ku datang ku melihatnya dengan secangkir kopi. Setelah membeli macchiato, ku duduk berseberangan dengan dirinya. Goodbye My Life Oleh Diva Adelia Syabani Hari itu adalah hari pertamaku bersekolah di sd hinamoto. Bisa disebut sebagai hari pertamaku karena aku baru pindah dari sekolah lamaku. Di pagi hari, aku sedang bersiap siap untuk Mengenang Sebuah Mimpi Oleh Rahmi Semalam aku bermimpi. Dan kuanggap itu mimpi indah. Mimpi namun terasa nyata. 7 tahun lalu, aku mengenal seorang gadis. Berwajah indo, bertubuh tinggi dan langsing bak model catwalk. Kita Aku, Kamu dan Dia Oleh Tertieny “Jangan Cuma bisa berani di depan aja dong, ndry. Buktiin kalau kamu bisa ngomong itu ke Reni.” Itulah kata Doni yang selalu muncul di pikirannya Andry. Andry sudah meyukai “Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?” "Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan loh, bagaimana dengan kamu?"Terkadangseseorang berpikir sahabat lebih baik dari pada pacar. Tetapi apa benar??? Kalo menurutku sih enggak juga. Itu tergantung sifat sahabat atau
sumber Cerpen cinta segitiga telah banyak dimuat untuk bisa dirasakan para penggemar cerpen terutamanya yang bertajuk cinta. Dari sekian alur cerita yang diberi tahu via cerita cinta segitiga dengan teman maupun pihak lainnya yang apik, segala kisah hal yang demikian konsisten memciu rasa kaingin tahuan pembaca. Cerpen cinta segitiga sang Dewi Petang itu air langit turun dengan derasnya. Kian larut, kian pekat pula hujan turun mengguyur. Seorang dara indah sendirian duduk di tempat pemberhentian bis dengan memanyunkan bibirnya. Gadis itu bernama Dewi dan sudah berjam-jam menunggu bis yang tidak kunjung datang. Perut keroncongan kian menambah kekesalannya pada petang yang gelap itu. Hingga-hingga suara klakson motor mengejutkan lamunannya. Rupanya sumbernya dari Satya sahabat SD sekalian sahabat kuliahnya. Dia menawarkan tumpangan untuk Dewi. Awalnya dara manis itu menolak melainkan sebab banyak pertimbangan alhasil dia beranjak dan membonceng. Setibanya di kost, Dewi yang baru selesai mandi mengeringkan rambutnya saus pedas menyeruput teh hangat buatannya sendiri. Kepalanya terasa pening dan demam melanda imbas guyuran air hujan tadi. Suara telpon pintar membuatnya beranjak dan mengamati pesan yang masuk. Rupanya dari Gary sang kekasih yang minta maaf sebab tidak dapat menjemputnya. Seluler bahkan kembali berbunyi dan terbukti pesan yang masuk dari Satya yang menanyakan kondisinya. Pedas membalas pesan-pesan hal yang demikian Dewi bahkan memjamkan matanya dan terlelap. Cerita cinta yang romantis antara Dewi dan Gary menjadi mimpi menawan yang mengantar tidur Dewi sampai esok hari bahkan datang. Telah memperlihatkan pukul 10 dan dia masih merasa malas untuk berkegiatan. Kondisinya masih belum sehat. Ponselnya tidak stop berbunyi dan mendapatkan banyak pesan masuk dari Gary, Satya dan sahabat-sahabatnya yang lain. Cuma satu yang membikin Dewi penasaran adalah pesan dari Linda yang memberi tahu bahwa dia akan datang sesudah pukul 2 nanti. Mata Dewi terbelalak tidak percaya sesudah mendengar pengakuan Linda seputar hubungannya dengan Gary yang telah terjalin selama 6 bulan. Dan yang membikin hati Dewi kian hancur yaitu pengakuan Linda apabila Gary telah menodai dirinya. Mendengar itu, hari berikutnya mereka bertiga bersua dan Dewi bahkan melepas Gary dengan metode bagus-bagus. Hakekatnya Gary tidak berharap meninggalkan Dewi karna menjalankan kekhilafan itu dalam situasi tidak sadar dikala dirundung banyak situasi sulit. Tapi Dewi konsisten mantap melangkah pergi. Dewi mengikhlaskan kekasihnya dengan wanita lain. Cerpen cinta segitiga sad ending berlanjut sesudah Dewi sukses lulus dari kuliahnya. Dewi bahkan dikejutkan dengan absensi Gary yang membawa kemauan untuk bisa bersanding bersamanya lagi. Dia membeberkan bahwa Linda menjalankan hal-hal di masa lalu cuma untuk menerima Gary. Gary tidak pernah sedikitpun mencintai Linda dan hatinya cuma untuk Dewi seorang. Memperhatikan binar mata Gary yang memperlihatkan penyesalan dan rasa cinta mendalam membikin Dewi luluh dan memberi maaf Gary. Mereka bahkan berpelukan dan mendapatkan tepuk sorai dari segala sahabat-sahabat kuliah Dewi termasuk Satya. Banyak kisah cinta segitiga yang terjadi di dunia kongkrit. Tapi kisah yang dikemas dalam salah satu cerpen cinta segitiga di atas sungguh mengaduk emosional dan perasaan. Semoga kisah cinta segitiga dalam cerpen di atas bisa menambah pengetahuan seputar kisah fiksi. SumberEngkauKekasih Sahabatku Cerpen Karangan: Nona Nada Damanik Kategori: Cerpen Cinta Sedih, Cerpen Cinta Segitiga, Cerpen Penyesalan. Lolos moderasi pada: 24 June 2013. Malam ini aku hanya duduk terdiam dan terpaku menatap layar handphoneku. Aku sangat gundah dan benar-benar gelisah. Ada sesuatu yang terus menerus melintas dipikiranku. Cerpen Perselingkuhan Terlarang Ketika Cinta, Sahabat, dan Pengkhianatan Menyatu dalam Cinta Segitiga yang Memilukan Hujan lebat membasahi kota ini saat aku berdiri di depan jendela kamarku. Tetes-tetes air jatuh dengan gemuruh, mencerminkan keadaan hatiku yang tak menentu. Aku terpaku, memandangi jalan yang basah, memikirkan perselingkuhan yang melanda hidupku. Kisah ini dimulai ketika aku, Andra, dan sahabat karibku, Rani, bertemu dengan cinta pertama kami. Aku tak pernah menyangka bahwa cinta bisa menjadi racun yang menghancurkan segalanya. Ketika cinta datang tak terduga, tidak ada yang bisa menahan diri. Andra, kekasihku yang penuh perhatian dan penyayang, memberiku cinta sejati. Dia adalah sosok yang aku pikir akan mengisi hidupku dengan kebahagiaan abadi. Kami telah merencanakan masa depan bersama, berbagi impian dan harapan yang sama. Namun, takdir mempertemukan kami dengan cobaan yang tak terbayangkan. Rani, sahabatku sejak masa kanak-kanak, adalah sosok yang selalu ada di sampingku. Kami telah mengarungi banyak hal bersama, tertawa dan menangis bersama. Namun, cinta yang tumbuh di antara kami perlahan merusak ikatan persahabatan yang telah terjalin begitu kuat. Rani memiliki sesuatu yang tak bisa dia berikan pada siapapun selain diriku, dan aku merasakan getaran cinta yang mengalir di antara kami. Begitu banyak kali aku berusaha menepis perasaan ini, namun semakin aku mencoba, semakin aku terjerumus. Ketika Rani mengaku cintanya padaku, aku merasa dunia kami runtuh. Aku mencintai Andra, tapi ada sesuatu yang tak bisa aku tolak dalam pelukan Rani. Kini, aku berada di persimpangan jalan yang menyakitkan. Hati ini terluka, tersayat oleh konflik batin yang tak terelakkan. Aku tahu, perselingkuhan ini akan merobek hati orang-orang yang kucintai. Bagaimana aku bisa memilih antara kekasih dan sahabat sejati? Setiap langkahku kini penuh dengan keraguan dan kekhawatiran. Aku berusaha menjauh dari Rani, berharap cinta ini akan menghilang dengan sendirinya. Namun, setiap kali aku melihat matanya, hatiku kembali bergetar dan keraguan kembali menghantuiku. Tak ada pilihan yang mudah. Aku harus membuat keputusan yang akan merubah hidupku dan hidup orang-orang di sekitarku. Aku tak ingin menyakiti Andra, kekasihku yang selalu mencintaiku dengan tulus. Aku tak ingin kehilangan Rani, sahabat yang telah ada di setiap langkah hidupku. Sekarang, aku duduk di sini, merenung dalam hujan yang semakin reda. Aku harus menemukan keberanian untuk menghadapi kenyataan dan memilih jalanku sendiri. Hati ini bergetar, terkoyak antara rasa cinta dan pengkhianatan. Aku ingin menjaga dua hati yang kucintai, namun aku tahu itu mustahil dilakukan. Bagaimana bisa aku mencintai dua orang sekaligus, sedangkan hatiku sendiri hancur berantakan? Setiap malam aku terjaga dalam kegelapan, meratapi pilihan yang sulit ini. Aku berharap ada jalan keluar yang tak melukai siapapun, tapi aku tahu bahwa takdir telah mengubah segalanya. Aku harus berani menghadapi kenyataan dan mengambil keputusan yang akan merubah segalanya. Pikiran ini menyiksaku sepanjang hari dan malam. Aku mencari jawaban dalam diriku sendiri, berharap menemukan kebijaksanaan dan kekuatan untuk menghadapi situasi ini. Namun, semakin lama aku terjebak dalam labirin ini, semakin besar rasa bersalah dan penyesalanku. Aku mencintai Andra, tetapi hatiku juga terikat dengan Rani. Setiap kali aku bersama Andra, aku merasa berdosa dan terus mengkhianati hati Rani. Begitu juga saat aku bersama Rani, bayangan Andra selalu menghantuiku. Aku merasa seperti penjahat dalam kisah cinta yang rumit ini. Hingga suatu hari, aku memutuskan untuk berbicara dengan Andra. Aku mengumpulkan keberanian untuk mengungkapkan segala yang ada dalam hatiku. Sesak rasanya ketika aku melihat tatapan kecewa di matanya. Andra tidak bisa memahami mengapa aku merasakan hal ini. Hatinya hancur, dan aku tak bisa menyalahkan dia. Malam itu, aku menghadap Rani. Aku berbicara dengan jujur, mengungkapkan rasa cintaku yang tak terbendung. Namun, aku juga melihat kekecewaan di matanya. Dia merasakan keretakan dalam persahabatan kita. Semua ini menjadi semakin rumit dan aku tidak tahu lagi apa yang harus kulakukan. Hari-hari berlalu, dan aku terjebak dalam kebingungan dan penderitaan. Hatiku terasa hampa dan tak ada lagi kebahagiaan dalam hidupku. Perselingkuhan ini merusak segalanya, menghancurkan hubungan yang pernah kukenal. Aku menjadi terasing dari orang-orang yang dulu aku sayangi. Aku menyadari bahwa aku harus mengambil keputusan yang sulit ini. Aku tak bisa lagi bermain dengan perasaan mereka berdua. Ini saatnya aku memilih satu hati, meskipun hatiku terasa robek dan tak utuh lagi. Dengan gemetar, aku mengambil keputusan untuk meninggalkan mereka berdua. Aku tahu bahwa keputusan ini akan menyakitkan, namun aku juga tahu bahwa aku tidak bisa terus menghancurkan hati mereka berdua. Kini, aku berjalan sendiri dalam hujan yang semakin reda. Hatiku hancur dan penuh penyesalan. Aku kehilangan cinta sejati dan persahabatan yang berharga. Semoga suatu hari, mereka bisa memaafkanku. Malam itu, ketika kesunyian melingkupi ruangan, aku memikirkan keputusan tragis yang telah aku buat. Aku terjebak dalam kesendirian yang memilukan, tanpa Andra, tanpa Rani, dan tanpa rasa bahagia. Hanya kesedihan yang membumbung tinggi di dalam diriku. Beberapa bulan berlalu, aku mendengar kabar tentang Andra dan Rani. Mereka berusaha melanjutkan hidup mereka tanpa kehadiranku. Andra menemukan kebahagiaan baru dengan seseorang yang mampu memberinya cinta yang pantas dia terima. Rani, di sisi lain, terus melangkah maju, mencoba menyembuhkan luka persahabatan yang aku tinggalkan. Aku terjebak dalam penyesalan dan rasa bersalah yang tak terhingga. Setiap hari, aku meratapi keputusan tragis yang menghancurkan segalanya. Aku merindukan cinta yang dulu kami miliki, kehangatan yang pernah memenuhi hidupku. Aku merindukan senyum dan pelukan dari mereka berdua. Tapi, apa yang telah terjadi tidak bisa kembali. Kesalahan ini telah merusak segalanya. Aku terkunci dalam penjara hati yang penuh dengan kesedihan dan kekosongan. Hidupku menjadi bayang-bayang kelam yang terus menghantuiku. Dan kini, aku berdiri di tepi jembatan, di bawah langit yang kelam. Tetes air mata bergabung dengan tetesan hujan yang turun, menandai penderitaan yang tak berujung. Dalam hatiku yang hancur, aku mengambil satu langkah terakhir, menuju kehampaan yang menggelayuti jiwaku. Dalam kerlip terakhir mataku, aku meminta maaf pada Andra dan Rani. Aku berharap mereka bisa menemukan kebahagiaan dan melupakan kesalahanku. Aku berharap mereka bisa memaafkan dan melanjutkan hidup tanpa beban rasa sakit yang aku berikan. Dalam hening yang menggumpal, tubuhku terjun ke dalam lembah kelam yang tak berujung. Dan di sinilah, di antara bayang-bayang keputusasaan, cerita perselingkuhan cinta segitiga ini berakhir dengan tragedi yang tak terlupakan. Hanya angin yang mengeluhkan cerita pilu kami. Hanya hujan yang meneteskan air mata atas nasib yang tak bisa dipungkiri. Dan dalam gelapnya malam, kami bertiga terpisah selamanya, membawa luka dan penyesalan yang akan terus menghantui ruang-ruang hati yang tersisa. Cerpen tragis di atas mengajarkan kita beberapa pelajaran berharga dalam kehidupanMengambil pelajaran dari cerita tragis ini dapat membantu kita tumbuh dan berkembang sebagai individu yang lebih bijaksana dalam hubungan cinta dan persahabatan kita. Bersamaterbenamnya mentari di hari ini, bersamaan itu pula hadir kembali memori tentang sebuah persahabatan antara aku dan dia, wanita yang dulu pernah menjalani kisah cinta bersama kau.. Ya, kisah cinta segitiga yang tak pernah terbayangkan akan terjadi dalam kehidupanku. Takdir membawa aku berada disatu hubungan cinta yang penuh dengan dusta dan air mata, juga [] Cerpen Karangan Tania Purna AmeylisaKategori Cerpen Cinta, Cerpen Cinta Segitiga Lolos moderasi pada 15 June 2013 Pada suatu hari ada anak yang manis, cantik, dan imut namanya Deril. Dia duduk dibangku SMA, kelas 3. “Ma.. Deril berangkat sekolah dulu, ya?. Assalamualaikum…” “Wa’alaikumssalam, hati-hati!” “Iya, ma.. !” Diperjalanan ia bertemu dengan teman sebayanya, dia bernama Ita, cewek pinter, rajin, setia, dan kadang suka ngambek sih!. “Hai, Deril..” “Hai juga, Ita!” “Gimana? PRnya sudah selesai, belum?” “Ih, kamu ini kalau soal PR aja pasti gak pernah ketinggalan” “Iya donk, Ita gitu!, sudah selesai belum?” “Ehmm.. sudah donk, udah jangan ngobrol aja kita kan ada tugas piket” “Oh, iya sampai lupa”. Sekolah.. Teman-temannya sudah menyambut Deril dan Ita, bisa di bilang satu gengnya sih!, yaitu Nissa, cewek kalem, keren, imut, yang sukanya pergi belanja, Rahma, pinter, putih, anggun, tapi cerewet, Sekar, ceweknya, pinter, imut, cantik, ramah, baik hati, dan banyak disukai cowok-cowok. Mereka sering menyebut gengnya dengan D. R. I. N. S, mereka berlima selalu pergi bareng. kemanapun selalu bareng. “Eh, Sekar kamu disukai Raka tuh!, cyie… Sekar..” “Ih, apaan sih Sekar tersipu malu” “Hah, Sekar disukai sama Raka?, itu kan cowok keren, cool, ganteng, dan kaya, itu kan cowok yang aku suka!” Pikirku dalam hati, aku kaget mendengar itu, terlebih yang ia sukai adalah sahabatku sendiri. Pulang sekolah aku di ajak teman-temanku mau ke Café tapi, aku gak mau. Terpaksa deh! aku harus pulang sendiri. Rumah.. Setiap aku mengalami peristiwa yang berhubungan dengan cinta, sedih maupun bahagia, aku selalu menuliskannya di freze kulkas, kalau aku sedang bahagia aku tuliskan gambar love di sebelah kanan dan kalau aku sedih aku tuliskan tanda X di sebelah kiri. Yah, sedikit konyol sih! tapi, itu nyaman buat aku kok! Sambil menuliskan gambar X itu, aku jadi ingat akan peristiwa itu.. “Ril.. ?” “Iya, ma..” Panggilan itu membangunkan aku dari lamunanku. “Kamu itu kenapa sih, kok berdiri di dekat kulkas?” “Ehmmm… e.. e.. e.. ya… a.. biasa ma !” jawabku singkat “Biasa apanya?, kamu ini ada ada saja!” “Ihh, ya gak papa ma..” “Ya, sudah kamu bantu mama gih, beres-beres rumah” “Yahh, mama nih masak suruh bantu-bantu” “Eh.. sudah ayo” “Iya.. ya.. deh!”. Malam pun tiba… Ting.. tung… ting.. tung.. bel rumahku berbunyi “Iya.. iya.. sebentar!” Kreek aku muembuka pintu rumah “Ehmm.. maaf apa benar ini rumah mbak Deril?” “Oh, iya benar, saya sendiri” “Ini, mbak ada surat untuk mbak” “Oh, iya terimakasih”.”Sama-sama”. Ehmm, surat apa ya? daripada bikin penasaran mending aku buka aja deh!. Dear Deril Kita besok ketemuan, sepulang sekolah ya?. Di taman, ada yang mau aku omongin, penting.. From Febri Hah surat dari Febri mau ngomongin apa dia? kok kayaknya penting banget, ya?. “Ah, dari pada penasaran mending tidur aja, ngantuk… !” Pagi hari.. “Deril, ayo sarapan sayang?, cepetan donk ganti bajunya nanti kamu telat lho!” “Siipp ma..!”. “Wahh, ada martabak nih!, kesukaan ku..!” “Iya, sudah ayo makan, tapi pelan-pelan nanti tersedak lho!”. “Ya, sudah ma.. aku berangkat dulu. Assalamualaikum?” “Wa’alaikumssalam..” Taman.. Deril bertemu Febri di taman sepulang sekolah “Ehmm… apa benar kamu yang ngirim surat itu, kemarin?” “E.. e.. e.. i.. yaa, maaf aku lancang” “Emm.. gak papa kok!, oh, ya katanya kamu mau ngomongin sesuatu apa Febri?” “E.. e.. a.. ku suka kamu!, maukah kamu jadi pacar aku?” Pada saat Febri mengatakan itu padaku, hatiku sangat bimbang, tapi, kalau aku tidak menerima cintanya aku merasa gak enak karena.. dia kan yang selalu ada untuk aku di saat aku suka maupun duka “Ehmm… gimana ya? E.. aku pertimbangin dulu deh!, gak papa kan kamu tunggu jawaban dari aku?” “O.. ya, udah gak papa” “Aduuuhh… gimana nih!, aku kan suka sama Raka? aku harus gimana nih!”, pikirku dalam hati. Titititit.. suara Handphone ku berbunyi “Hah.. Sekar ada apa ya? dia nelfon aku?” “Assalamualaikum, Deril?” “Wa’alaikumsalam, ada apa Sekar ?” “Sekarang kita ada les seni mendadak nih!, kita kumpul di kelas musik ya?” “Oh, iya makasih ya Sekar?” “Iya, ya udah ya assalamualaikum?” “Wa’alaikumsalam”, titititit… Kelas musik “Ehhh… bu Fela udah datang tuh!”, ya itulah guru musik kita namanya bu Fela orangnya, baik, cantik, perhatian. “Oke, anak anka maaf ada les seni mendadak karena ada acara buat amal sekolah kita, hari ini kita tidak nampilin nyanyi melainkan drama!, sekarang tulis nama kalian siapa saja yang mau ikut!, dan drama ini bercerita tentang “Cinta Segitiga” Di kelas musik hanya aku dan Sekar yang ikut, teman-teman gengku banyak yang ikut PMR “Deril, ikut yuk?” “Ehy. gimana ya? soalnya aku juga gak minat dengan drama ini Sekar!” jawabku menjelaskan. “ah… ayolah Deril, please” “Ehmm, okelah demi kamu Sekar!” jawabku mengalah “Yeah… gitu donk!” “Oke, anak anak daftar yang mau ikut sudah ibu pegang, besok kalian kumpul di kelas musik sepulang sekolah, dan langsung praktek kedepan satu persatu” “Sekar?” “Iya.. bu?” “Bagikan teks ini pada teman temanmu!” “Iya bu.. !”. Rumah.. “Assalamualaikum..” “Wa’alaikumsalam, kok kamu pulang terlambat?, main dulu ya?” “Ih, mama nih! ya gak lah ma!” “Terus.. kalo gak main?” “Tadi ada kelas musik mendadak makanya aku sedikit terlambat!” “Oh, ya sudah cepet makan gih!” “Iya..” “Ganti baju dulu, Ril!” “Siiip… !”. Hari itu aku tidak menuliskan rasaku di kulkas karena waktu itu aku tertidur karena kecapekan. Kukuriyuk… “Aaaahh, udah subuh nih!, sholat dulu ah!”, aku masih membayangkan tentang siapa nanti yang menjadi peran utama! “Ah.. paling, paling juga Sekar”, Kelas musik “Ayo anak-anak silahkan maju Sekar?”, dengan penuh penghayatan Sekar maju “Oke, bagus sekarang ya kamu Deril!” “Hah, saya bu?” “Iya kamu” “E.. e.. iya bu”, akupun maju sebenernya sih aku kurang percaya diri walaupun Sekar selalu menyemangatiku!. “Oke.. ibu sudah menemukan para pemainnya, ya kamu Sekar yang jadi peran utama” “Wah, selamat ya Sekar” “Iya” “Dan kamu Deril, dan juga Raka!” hah! Raka jadi yang meranin itu aku, Sekar, Raka. Aku kaget mendengar itu mungkinkah jalan hidupku tergantung dalam drama ini?, Ah rasanya tidak deh!, tapi drama ini seperti dalam kehidupanku, aku suka sama Raka tapi dia gak suka aku?. “Hey, ngapain kamu bengong, Ril?”, Tanya Febri mengagetkanku. “Ehm… enggak kok” “Oh, ya kamu nerima aku gak?” “E. ee.. e.. e.. maaf Febri aku gak b isa nerima kamu, maaf ya?” jawabku terpaksa “Oh… gak papa kok terimakasih ya kamu sudah jujur!”. SMS From Febri To Deril Hai, ril? mungkin ni terakhir kali kita ketemu ya? aku sekarang mau keluar negeri ikut pamanku!, maafin aku kalau aku punya salah… FEBRI Hah Febri mau keluar negeri, maafin aku ya Febri tentag peristiwa itu, pikrku dalam hati. Dramapun dimulai… Setelah bertahun tahun kami pun melanjutkan kejenjang yang lebih tinggi, ternyata yang aku katakan benar, hidupku seperti cerita drama waktu itu. Ternyata, Raka selama ini juga punya rasa padaku, akhirnya di antara aku, Raka, dan Sekar, sekarang kami hanya menjadi sahabat yang dekat.. TAMAT 11 Juni 2013 Cerpen Karangan Tania Purna Ameylisa Facebook Tania Purna Ameylisa duduk di bangku SMP Cerpen Cinta Segitiga merupakan cerita pendek karangan Tania Purna Ameylisa, kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya. "Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!" Share ke Facebook Twitter WhatsApp " Baca Juga Cerpen Lainnya! " Dewinata de Coco Oleh Tri Ratna Dewi Ini malam aku tak lagi sendiri, ada dia di sampingku. Sambil menikmati wedang susu yang dijual di pinggir jalan. Semburat bahagia terlihat dari wajah Rendra, kuteguk sedikit wedang jahe 2 Sahabat 2 Pasang Kekasih Oleh Widya Fitri Namaku Witri aku mempunyai sahabat namanya Yhulery aku biasa manggil dia dengan sebutan Yhu dia menjadi sahabatku di saat sahabatku yang lain mengkhianatiku. Di balik itu aku juga mempunyai Karena Ku Cinta Tuhan Oleh Ika A. Indraswari Ku habiskan hari-hariku dengan beribadah untuk dekatkan diriku pada Tuhan. Tetapi ku juga tak lupa dengan urusanku di dunia. Ku sangat mencintainya, ku tak mau mengecewakannya hanya karena melupakan Teman Makan Teman TMT Oleh Muhammad Alim Al-Ghifary Hai sobat, Kenalkan nama ku Fitria Eza Natalia. Kalian bisa memanggilku Yhayha. Aku seorang siswa di SMAN 1 Bakti Harapan. Aku duduk di kelas 12 sekarang 3 SMA. Kepribadianku Indah Pada Waktunya Oleh M. Madichus Surur Talia, mahasiswi semester akhir jurusan perbankan di Fakultas Ekonomi Universitas Budidaya Jakarta. Semenjak menjadi Maba Mahasiswi Baru gelar primadona kampus sudah disandangnya. Paras wajah ayu perpaduan Indonesia Australia, alisnya “Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?” "Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan loh, bagaimana dengan kamu?" CintaDi Antara 6 Sahabat. Luviandanietha adalah sebutan dari persahabatan kami, yang diambil dari kami masing-masing dan disusun serta disambung sehingga terbentuklah nama itu. Luviandanietha terdiri atas enam orang yaitu Luna, Virgo, Anta, Dava, Nifler, dan Maretha. Kami bersahabat sudah cukup lama, sudah mengerti sifat satu sama lainnya.
Cerpen Karangan Diana PungkiKategori Cerpen Cinta Segitiga Lolos moderasi pada 14 March 2016 Hari-hari telah ku lalui bersamanya aku pun mulai merasa nyaman dengannya dan hatiku merasakan adanya getaran cinta yang datang begitu aja, aku mengenal dia dari facebook setelah beberapa minggu aku Diana dan dia Andi kontekan di facebook setelah aku merasa yakin kalau dia orangnya baik, aku pun ingin mengenalnya lebih jauh lagi. Malam pun telah tiba aku pun berbaring di tempat tidur dan aku pun buka facebook dengan senangnya hatiku saat aku baca inbox dari dia yang isinya, “Aku boleh minta nomor handphone kamu gak?” dan aku pun hanya membalas dengan emot smile. 3 menit pun berlalu dan dia pun membalas inbox dariku. “Boleh gak, kok malah senyum sih?” dan akupun membaca pesan darinya dan aku pun hanya senyum-senyum sendiri baca pesan dari dia dan aku pun luluh karena aku sudah merasa yakin dan nyaman sama dia akhirnya kami pun tukeran nomor handphone. Bulan pun telah berganti tak terasa aku kenalan sama dia cuma hanya lewat sms dan telepon. Sampai akhirnya aku bisa ketemu dengan dia waktu pertama aku ketemu dengan dia. Aku merasa malu dan beda banget sama karakterku kalau lagi smsan dan teleponan aku pun grogi banget tapi karena dia orangnya banyak bicara rasa malu dan grogi pun hilang waktu pun berlalu. Setelah aku pulang dan sampai di rumah dia pun sms aku yang isi pesannya. “Makasih kamu udah ngeluangin waktunya buat ketemu sama aku. Oh ia kamu cantik juga yah haha.” aku pun langsung membalasnya. “Oh iyah sama sama, ih gombal haha.” dia pun membalas sms dariku. “Haha iyah serius tahu dih, malah dibilang gombal.” Setelah beberapa minggu kemudian aku pun resmi menjadi pacarnya tepatnya pada tanggal 7 Mei. Hari-hariku selalu ceria penuh canda dan tawa aku bahagia bersama dia dan dia orangnya humoris tapi sayang kurang romantis. Tapi yang paling penting dia bisa bikin aku bahagia dan merasa nyaman dekatnya. Tak terasa hubunganku sudah 1 tahun lebih 1 minggu aku pun merasakan adanya perbedaan dari dirinya. Dia sekarang cenderung cuek dan jarang ngegombalin aku lagi dan di situ pun aku merasa gak nyaman. Hari-hariku tak seindah dan tak senyaman saat pertama aku kenal dengannya. Dia sekarang sibuk kerja yah aku tahu mungkin karena dia pindah tempat kerja yang tadinya nyantai dan banyak ngeluangin waktu buat aku tapi sekarang sudah tak seperti itu lagi. Aku pun pergi ke taman hanya untuk mencari kesenangan dan untuk menghapus segala kesedihan yang menghampiriku. Tiba-tiba ada sms masuk yang aku pikir dari dia tapi ternyata bukan. Dan inih nomor baru akupun langsung membuka sms itu. “Hai kamu Diana yah temennya Indri?” aku pun langsung membalasnya. “Iyah, maaf emang ini siapa ya?” “Oh salam kenal yah ini aku Ciko temennya Indri,” aku pun hanya membalas sms itu dengan kata “Oh” beberapa menit pun berlalu sampai aku masuk ke rumah Ciko gak bales sms dari aku lagi dan aku pun juga gak peduli sama Ciko lagian juga aku gak kenal. Malam telah tiba Handphone-ku berbunyi dan aku langsung melihat siapa yang meneleponku yang ternyata dia pacarku. 2 jam lebih berlalu aku teleponan dengan dia aku senang malam ini dia bisa ngeluangin waktunya buat aku. Sekarang jam menunjukkan pukul 2103 aku pun mulai memejamkan mata tapi entah kenapa aku malah gelisah gak bisa tidur tiba-tiba ada bunyi sms dari Ciko. “Hai selamat malam kamu udah tidur belum?” aku pun heran kenapa dia sms sama aku karena aku gak bisa tidur dan kebetulan gak ada yang nemenin akhirnya aku pun membalas sms dari Ciko. d Dan tak terasa sekarang udah jam 2300 keesokan harinya aku kalau pagi-pagi biasanya langsung beresin kamar aku dan kebetulan aku hari ini masih libur kerja. Setelah aku selesai beres-beres dan sarapan aku duduk di halaman belakang sambil menikmati indahnya mentari pagi ini, dan ada sms dari Ciko. Hari telah berganti aku diam-diam smsan sama Ciko tanpa sepengetahuan pacarku karena aku tahu kalau aku bilang sama pacarku dia pasti marah dan gak setuju kalau aku punya temen laki-laki. Aku pun menikmati hari-hariku yah yang lumayan menyenangkan dan asyik. Aku sudah menganggap Ciko seperti kakakku sendiri dan aku juga tahu lama kelamaan pasti dia Andi bakal tahu kalau aku sering smsan sama Ciko. Lamunanku membuyar karena mendengar suara bel pintu. “Ting tong ting tong.” Dan akhirnya ku bukalah pintu rumahku dan ternyata itu sahabatku yang datang kami bertiga pun langsung bilang “hello” sambil pelukan. Setelah sahabatku aku persilahkan masuk dan duduk kami bertiga bergantian ngobrol ini itu dan beberapa menit kemudian aku tanya Indri. “Ndri emang kamu ngasih nomor handphone aku ke Ciko yah?” Indri pun menjawab sambil nunduk dan gugup. “Sebelumnya aku minta maaf yah Diana iyah aku ngasih nomor handphonemu ke Ciko, soalnya dia maksa aku minta nomor kamu.” Aku hanya tersenyum mendengar jawaban Indri lalu aku berkata, “Hahaha iyah nyantai aja kali aku cuma mau mastiin bener gak kalau dia punya nomor aku dari kamu.” Ane pun bertanya dengan muka heran, “Kalian ini lagi ngomongin Ciko mana sih, bukannya Andi itu pacar kamu yah Diana?” Cerpen Karangan Diana Pungki Facebook Dhiiana Hai nama aku Diana Pungki umurku baru 18 tahun aku tinggal di dan desaku namanya desa Windujaya. Aku gak bisa nulis cerpen ini lagi soalnya gak cukup aku nulis ini di Handphone aku. Cerpen Antara Cinta Dan Sahabat merupakan cerita pendek karangan Diana Pungki, kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya. "Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!" Share ke Facebook Twitter WhatsApp " Baca Juga Cerpen Lainnya! " Cintaku Rumit Oleh Maulida Hariati Aku memijit pangkal hidungku pelan, kepalaku terasa sakit dan juga pening. Tidak terbiasa melakukan perjalanan jauh dengan mobil angkutan umum membuatku merasakan hal yang demikian, beruntung aku tidak mual. Angan Tak Sampai Oleh Sugesty Nurchadjati Koridor sekolah nampak ramai. Bagaimana tidak, hari ini adalah pengumuman penerimaan siswa baru. Yup! Papan pengumuman sudah penuh dengan orang-orang yang tidak ia kenal. Hampir saja ia ditabrak-tabrak puluhan Seandainya Kau Mencintai Ku Part 3 Oleh Ihda Mufida “Dinara, tunggu,” Teriak seseorang dari lapangan basket. Dinara menoleh ke arah suara yang sudah tidak asing lagi baginya. Tampak Ray tengah berlari menuju ke arahnya. “Din, aku mau ngomong Treat You Better Flashback Oleh Xiuzeen “I won’t lie to you. I know he’s just not right for you.” Gue mulai menyanyikan sebuah lagu. Lagu yang mengingatkan gue pada seseorang, yang benar-benar telah dibutakan oleh Hujan, Anime dan Cinta Part 1 Oleh Dzumrotul Hasanah Rintik-rintik hujan dan suara halilintar membangunkan melody dari tidur lelapnya. Perlahan dia membuka matanya dan memalingkan pandangan ke jendela kamarnya. “Argh.. hujan turun lagi,” desahnya perlahan. Sejenak dia teringat “Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?” "Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan loh, bagaimana dengan kamu?"
Kumpulancerpen cinta segitiga antara sahabat dan pacar ilustrasi aku arafah unduh buku 151 200 halaman dggdcinta persahabatan pdf jadi content. Galeri Soal | Soal dan Sekolah Kumpulan Cerpen Cinta Segitiga Antara Sahabat Dan Pacar Ilustrasi. Source: m.apdut.com. Aku Arafah dan Cinta Segitiga Unduh Buku 151 200 Halaman. Source: pubhtml5.com.
Cerpen Karangan Nafiza NajwatiKategori Cerpen Cinta Segitiga Lolos moderasi pada 15 October 2015 Zerlina, Figaz dan Icha. Mereka adalah 3 serangkai yang sulit untuk dipisahkan. Zerlina yang akrab dipanggil zee itu orangnya cantik, feminim, kadang-kadang baik tapi kadang-kadang juga nyebelin banget. Kalau aku kata temen-temen itu orangnya manis, pendiem, dan lain lain. Kalau Icha itu orangnya cantik banget, kadang-kadang nyebelin tapi juga asyik. Kita menjalin persahabatan dari mulai aku kelas 6 SD, aku sekelas sama Icha, tapi kalau zee itu sudah kelas 1 SMP. Kita kalau kemana-mana selalu bertiga. Kita tuh kayak nggak bisa dipisahkan. Satu tahun pun berlalu aku sudah menempuh UN selama 3 hari, dan aku menempuh libur yang sangat panjang. Beberapa hari pun berlalu kelasku yang dulu akan mengadakan study tour untuk perpisahan kelas 6, yang ikutan study tour sih bukan cuma anak kelas 6 tapi anak kelas 5 pun juga boleh ikut. Study tour pun telah tiba, aku duduk sebangku sama Icha. “cha duduk sini aja sama aku” kataku kepada Icha. “oke, kita duduk berdua” jawab Icha. Perjalanan pun telah berlalu, di pinggir kananku duduklah seorang laki laki. Namanya itu Bagas. “Figaz?” sapanya kepadaku, “iya, apa Bagas?” jawabku, “aku boleh minta nomor HP kamu nggak?” mintanya. “boleh-boleh aja,” kataku. “mana?” tanyanya. “nih,” jawabku memberikan nomor. Akhirnya tempat tujuan pun suah sampai. Aku di situ asyik foto-foto sama sahabatku Icha dan Bagas. Saking asyiknya kita sampai ketinggalan temen-teman yang lain. Satu tempat wisata pun berlalu, aku dan teman temanku naik bus untuk menuju tempat wisata berikutnya. Sesampai di situ kita asyik jalan-jalan dan bercanda tawa. “ehh.. lihat itu!” Icha tiba-tiba teriak. “ada apa sih?” kataku. “itu lihat ada pemandangan yang sangat indah” kata Icha. “uhh.. iya, ayo kita ke situ” ajak Bagas. “ayo..” jawabku dan Icha kompak. Dua jam pun berlalu aku dan teman-teman memasuki bus untuk melanjutkan perjalanan ke tempat yang seru seru bermain kita pun cape dan melenjutkan untuk perjalanan pulang. Di bus banyak anak-anak yang tidur, tapi aku dan Bagas tidak tidur. Di tengah perjalanan aku berbincang-bincang dengan Bagas. Dan di saat malam itu aku mulai ada rasa sama Bagas, nggak nyangka padahal kita kan sahabatan. “fig?” panggilnya. “apa??” kataku. “kamu jujur ya, kamu sekarang lagi suka sama siapa??” tanyanya. “emm.. nggak tahu nih. Kita kan masih kecil jangan mengenal tentang cinta dulu” kataku. “hehehe…” dia hanya tersenyum. Sampailah di rumah, hari itu aku sangat seneng banget. Sebenarnya Bagas itu Adik kelas aku. Tapi kenapa aku bisa suka sama adik kelas? kata temen sekelasnya Bagas, Bagas itu suka sama aku sejak dulu, tapi dia memendamnya. Empat puluh dua hari pun berlalu dan di hari itu Bagas menyatakan cinta padaku. “Figaz?” tanyanya melalui sms. “apa Bagas?” jawabku. “aku mau ngomong sesuatu nih, tapi kamu jangan marah ya!” katanya. “iya” kataku. “sebenarnya aku tuh sayang sama kamu, kamu mau nggak jadi pacarku” katanya. “emm.. kita kan masih sahabatan..” jawabku. “kalau kamu nggak mau nggak apa-apa kok” katanya. “em gimana ya? ya udah aku mau” kataku. “beneran??” katanya. “iya bener,” jawabku. Dua bulan pun berlalu. Hari ini adalah hari jadiku yang ke Dua bulan. Aku dan Icha lagi asyik-asyiknya ngobrol, tiba-tiba Icha ngomong padaku. “fig kamu tahu nggak kalau sebenarnya Bagas itu play boy” katanya. “emm.. nggak mungkin Bagas kayak gitu” jawabku. “mending kamu itu putus aja sama Bagas” suruhnya ngotot. “emang kenapa?” tanyaku. Icha diam saja tidak menjawab pertanyaanku. Keesokan harinya Hana main ke rumahku dia bilang padaku. “fig kamu tahu nggak kalau sebenarnya itu Icha dan Zerlina suka sama Bagas?” kata Hana. “apa.. mereka berdua suka sama Bagas?” jawabku kaget. “iya” kata Hana. “kenapa sih han kamu kok nggak bilang dari kemarin-kemarin, kan aku jadi nggak enak sama mereka berdua!” kataku kepada Hana. “aku juga baru tahu soal hal itu tadi kok” jawab Hana. Keesokan harinya aku main ke rumah Icha, Icha tiba-tiba meminjam HP-ku. “fig aku boleh pinjam HP kamu” pintanya. “boleh.. nih” jawabku. Tiba-tiba Icha nulis sesuatu, tapi aku nggak tahu, sayang untuk yang terakhir kalinya, aku ingin kita putus ternyata cha nulis itu dan kirimkan ke Bagas. “udah nih HP kamu” kata Icha. “oh.. iya” jawabku. Lalu aku ulang ke rumah, sesampai di rumah ada pesan dari Bagas. “kenapa? kenapa kamu minta putus?” isi pesan dari Bagas. “Loh kok Bagas sms aku kayak gitu sih?” kataku dalam hati. Lalu aku membuka pesan terkirim yang tadi dikirim oeh Icha. Ternyata Icha meminta putus sama Bagas dan mengaku-ngaku menjadi diriku. Aku nggak nyangka kalau Icha kayak gitu. Padahal Icha itu sahabat yang aku banggakan, tapi kok malah gitu ya sama aku. Sekarang aku bingung mau ngomong sama Bagas apa. Aku harus milih antara sahabat dan pacar. Kalau aku milih sahabat berarti hubunganku dan Bagas dihentikan, tapi kalau aku milih pacar aku udah nggak sahabatan lagi sama Icha dan zee. Walaupun masih cinta monyet. Selesai Cerpen Karangan Nafiza Najwati Facebook Nafiz Nafizha Nama Nafiz Nafizha Kelas 7 Idola JKT48 Umur 13th Cerpen Sahabat Atau Pacar merupakan cerita pendek karangan Nafiza Najwati, kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya. "Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!" Share ke Facebook Twitter WhatsApp " Baca Juga Cerpen Lainnya! " Di Antara Dua Cinta Part 1 Oleh Marlinawati Tak terasa sore menjelma senja, sajikan panorama langit berwarna jingga, bersambut semilir angin yang mulai menggetarkan bulu rona. Nuansa hari ini sangat jernih sama seperti kemarin sobat, senyum dan Pengkhianatan Cinta Oleh Maitsa Zhulaikha “Maafkan Aku.” Hanya itu kata yang terus kau ucapkan dari bibirmu, kata itu tidak bisa membuat hilang rasa sakitku. Seketika dadaku terasa sakit, kenanganku bersamamu masih terlintas dalam benakku. Kau Memilih Dia Oleh Bintang Erdinda Aku membawa beberapa buku dan sempat menghitungnya sebelum semuanya terjatuh. Brakkk! “Maaf aku tidak sengaja,” ucap seorang lelaki yang barusan menabrakku. Dan dia seketika tersadar bahwa aku yang ia Risalah Hati Part 3 Oleh Fina Septiani 13 November 2015, Mt. Cikuray, 2821 MDPL PM Aku dan kawan-kawan dari komunitas Lidi Rimba mendaki puncak Cikuray. 2821 MDPL aku tempuh dengan kawan-kawan komunitas Lidi Rimba. Diperjalanan Sama Sama Suka Oleh Indah Ayyu Phutry Nama ku erika cerita itu diawali saat aku naik ke kelas 3 smp waktu aku pertama masuk ke kelas baruku. Aku duduk bersama sahabat dekat ku sebut saja dia “Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?” "Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan loh, bagaimana dengan kamu?"
KumpulanKata-Kata Pantun Cinta Romantis untuk Pacar, Gebetan, dan Mantan. 15 Cerita Cinta Sepasang Kekasih yang Romantis dan Bikin Baper. Kumpulan Puisi Singkat tentang Ibu yang Membuatmu Rindu untuk Pulang. 15 Contoh Cerpen Singkat untuk Renungan Hidup. Yuk, Baca Kumpulan Puisi Roman Picisan yang Bikin Baper di Sini!Hallo Sobat RT! Apakah kalian sedang mencari contoh cerpen kisah cinta romantis terbaru untuk dibaca? Tenang saja, kali ini saya akan memberikan rekomendasi cerpen yang pas banget buat kalian yang sedang ingin membaca kisah cinta yang menyentuh hati. Yuk, simak artikel ini sampai selesai!Cerpen Kisah Cinta Romantis TerbaruSaat ini, cerpen menjadi salah satu bacaan yang banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. Terlebih lagi, cerpen dengan tema kisah cinta romantis selalu berhasil membuat hati pembaca meleleh. Berikut ini adalah beberapa contoh cerpen kisah cinta romantis terbaru yang bisa kalian baca1. Cinta di Teras SekolahCerpen yang ditulis oleh Hana Margaretha ini menceritakan tentang kisah cinta remaja yang terjadi di sekolah. Ceritanya dimulai ketika seorang siswa pindahan bernama Raka masuk ke sekolah baru dan jatuh cinta pada seorang siswi bernama Maya. Meskipun awalnya Maya cuek, tapi lambat laun dia juga jatuh cinta pada Raka. Namun, kisah cinta mereka harus terhalang oleh sebuah rahasia yang disembunyikan oleh Raka. Bagaimanakah kisah selengkapnya?2. Antara Aku, Kamu, dan DiaCerpen yang ditulis oleh Nadya Fira ini menceritakan tentang kisah cinta segitiga antara seorang gadis bernama Tasya, cowok tampan bernama Rama, dan sahabat Tasya bernama Dinda. Tasya jatuh cinta pada Rama, namun Rama justru memilih Dinda. Namun, kisah cinta segitiga mereka tidak berakhir dengan sedih seperti kebanyakan kisah cinta segitiga lainnya. Bagaimanakah akhir cerita mereka?3. Dia Adalah Cinta TerakhirkuCerpen yang ditulis oleh Ririn Wulandari ini menceritakan tentang kisah cinta dua sahabat bernama Rangga dan Novi. Mereka sudah bersahabat sejak kecil dan selalu saling mendukung satu sama lain. Namun, saat mereka sudah dewasa, Rangga menyadari bahwa dia mencintai Novi lebih dari sekedar sahabat. Saat Rangga menyatakan perasaannya pada Novi, apa yang terjadi?Cerpen Kisah Cinta Romantis KlasikSelain cerpen kisah cinta romantis terbaru, ada juga cerpen kisah cinta romantis klasik yang hingga saat ini masih banyak dibaca oleh masyarakat Indonesia. Berikut ini adalah beberapa contoh cerpen kisah cinta romantis klasik yang bisa kalian baca1. Si Doel Anak BetawiCerpen yang ditulis oleh Rano Karno ini menceritakan tentang kisah cinta segitiga antara Si Doel, Zaenab, dan Sarah. Si Doel yang merupakan anak Betawi jatuh cinta pada Zaenab, namun cintanya harus terhalang oleh Sarah yang juga mencintai Si Doel. Cerita ini sangat populer di era 90-an dan bahkan diangkat menjadi sinetron yang sukses Laskar PelangiCerpen yang ditulis oleh Andrea Hirata ini menceritakan tentang kisah cinta segitiga antara Ikal, Arai, dan A Ling. Meskipun bukan cerita cinta yang utama, tetapi kisah cinta segitiga ini turut memberikan warna pada cerita yang sangat menginspirasi ini. Kisah Laskar Pelangi sangat populer dan bahkan diangkat menjadi film yang sukses besar di BintangCerpen yang ditulis oleh Tere Liye ini menceritakan tentang kisah cinta dua sahabat bernama Alif dan Aurora. Mereka sudah bersahabat sejak kecil dan saling mencintai. Namun, kisah cinta mereka harus terhalang oleh sebuah rahasia besar yang menyedihkan. Cerita ini sukses membuat pembaca menangis dan menjadi salah satu cerita cinta klasik paling terkenal di beberapa contoh cerpen kisah cinta romantis terbaru dan klasik yang bisa kalian baca. Cerpen kisah cinta romantis memang selalu berhasil membuat hati pembaca meleleh dan terkadang memberikan inspirasi bagi pembaca untuk mencari cinta sejati. Selamat membaca dan sampai jumpa kembali di artikel menarik lainnya.ANTARAPERSAHABATAN & CINTA Karya oleh : " D'aNgeL oF RizVia " SMP Nusa Bangsa yang semula terkesan damai dan syahdu, tiba-tiba pecah o Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. CINTA DALAM PERSAHABATANSuatu ketika di taman sekolah SMA 3 ada seorang gadis bernama Putri sedang duduk melamun dibangku taman di bawah pohon pinang. Entah apa yang sedang dipikirkan olehnya. Saat 4 orang sahabat yaitu Putra,Elzan,Ibra,dan Ical mereka lewat kearah taman dan mereka melihat Putri yang sedang melamun di bangku saling bertatapan memberi kode untuk menghampiri Putri. Sesampainya di tempat Putri tepat disamping Putri mereka berdiri,mereka saling tatapan dan tak lama kemudian."Baa......" Serentak 4 orang bersahabat itu iseng mengejutkan pun terkejut dengan teriakan itu dan kedatanagn mereka secara tiba-tiba."Bisa gak ya datang itu ngucapin salam ? Bukan ngagetin orang!" Ucap Putri yang sedikit kesal dengan 4 orang sahabat itu."Eh iya,assalamualaikum..." Ucap mereka serentak juga"Waalaikumsalam. Ada apa kalian kesini ?" Putri menjawab salam dan menanyakan apa yang diinginkan mereka berempat itu datang ke tempatnya."Gak ada apa-apa,kita cuma lihat kamu disini tu diem ngelamun sendiri takutnya kamu kenapa ? Ada apa ?" Ibra bertanya kepada Putri yang berada disampingnya."Iyaa Put,kenapa sih cerita aja sama kita mana tau bisa dibantu". Sambung Elzan"Gak kenapa-kenapa sih cuma lagi bingung aja gitu sama diri sendiri juga". Ucap Putri yang mulai membuka pembicaraan."Bingung kenapa sih,cerita aja kan kita dengerin ini dari pada kamu diem ngelamun gak tau mau ngapa-ngapain dan gak tau mau cerita ke siapa,mending cerita ke kita aja. Ya gak sih!" Kata Putra yang gak mau Putri banyak basa-basi dan yang lain pun semakin sulit dengan posisinya yang sedang bingung malah disuruh sharing cerita dan di kelilingi oleh sahabat-sahabat yang super duper iseng,sedangkan Putri tetap ingin sendiri tidak mau diganggu satu pun orang. Tetapi,setelah ia diam dan berfikir mungkin lebih baik cerita saja dari pada ia diam sendiri."Yaa gimana yaa,aku bingung banget sama diri aku sendiri suka sama orang yang gak suka sama aku". Kata PutriMendengar Putri berbicara itu Ibra langsung diam dan tidak semangat seperti awal,entah apa yang dipikirkan si Ibra itu."Kamu suka sama siapa ? Satu sekolah kita ? Satu angkatan ? Jelas dong cerita nya jangan setengah-setengah" Kata Ical yang mulai kesal dengan Putri bicara gak selesai."Sabar dong. Jadi,cowok yang aku suka itu gak satu sekolah sama kita,dan gak satu angkatan kita juga. Aku kenal dia itu sewaktu seminar di gedung nasional antar sekolah,aku lihat dia gak seperti yang lainnya. Dia yang cuek,dingin,dan solidaritasnya juga tinggi dengan siswa dari sekolah lain" Kata Putri"Terus ?" Ucap Ibra yang nada nya sedikit kesal dengan Putri"Terus,sewaktu di pertengahan seminar itu aku dikasi pertanyaan oleh narasumber dan menurut aku pertanyaan itu sangat sulit. Aku diberikan waktu untuk menjawab tetapi aku tidak bisa menjawabnya. Didetik terakhir itu dia langsung mengangkat tangan dan menjawab pertanyaan itu." Ucap PutriIbra yang duduk disamping Putri pun langsung menjauh tiba-tiba dan Ibra tampak kesal sekali."Saat sesudah seminar itu,kami diberikan waktu untuk istirahat makan. Aku pun pergi ke toilet,dan tidak sengaja aku ketemu dengan dia. Aku langsung bilang terimakasih dan dia mengangguk dan langsung pergi. Saat ingin mengambil makanan,kepala ku kepentok dengan lengannya aku juga meminta maaf dan dia pun diam saja. Saat ingin memasuki ruangan lagi untuk makan aku kaget karena dia memberhentikan jalanku dan meminta id line ku. Aku kasih dan dia langsung pergi." Putri yang cerita sambil memberikan gambaran kepada mereka"Gilaa,secepat itu tu cowok minta id line kamu Put,dan kamu kasih ? Gilaaa" Ucap Putra yang tidak menyangka."Yaa aku kasih,aku berpikir itu akan jadi teman aja. Dan saat pulang,aku bingung siapa yang mau jemput aku. Akhirnya dia lewat dan nawarin buat pulang gak nolak tawaran itu karena waktu udah sore dan cuaca nya mendung mau hujan. Di sepanjang jalan pun sama-sama diam dan tidak bicara,bicara hanya menanyakan rumah aku aja." Lanjut PutriElzan yang tau tentang perasaan Ibra ke Putri,Elzan melihat Ibra sangat merasa cemburu sekali mendengar cerita Putri tentang cowok yang disukainya."Cowok itu masih chat sama kamu apa gimana ?" Tanya Elzan yang memastikan si Putri"Gak lagi,udah 2 hari dia gak ada chat aku lagi dan aku nungguin itu setiap malam,tetep aja gak dia udah ada yang baru yang lebih cantik,pinter,pokoknya lebih baik dari aku. Aku tidak berharap lebih sih tapi ya gitu deh." Kata Putri yang sedikit kecewa. "Kamu suka sama cowo itu ?" Tanya Ibra memastikan Putri"Hm... Aku gatau,tapi sepertinya aku benar suka sama dia." Jelas Putri"Karena apa kamu suka sama dia ? Cuma karena dia minta id line kamu dan nganterin kamu pulang ?" Tegas Ibra yang tampak cemburu ke Putri."Gak gitu lo,aku suka sama dia mungkin karena sikapnya yang dingin dan cuek tapi perhatian dan itu membuat aku lebih menantang gitu dekat sama dia." Kata Putri yang penuh itu,Elzan langsung melihat Ibra yang berdiri di pohon pinang tepat didepan mereka duduk dan agak sedikit menjauh dari Putri dan 3 orang sahabatnya. Elzan melihat Ibra yang tak biasanya,Ibra yang diam tak berkutik karena mendengarkan cerita Putri itu."Tapi,kamu gak tau dia itu udah dekat sama cewek jugakan. Kenapa kamu harus suka sama cowok lain ? Mungkin apa kamu gak tau disekolah ini ada juga yang suka sama kamu Put!".Tegas Elzan memastikan Ibra masih ada kesempatan untuk dekat dengan Putri."Ya kan aku gak tau siapa orangnya gitu,kalau soal suka sama cowok sekolah lain itu wajar aja sih,dan aku juga ketemunya gak sengaja sewaktu seminar gak aku sangka juga aku bisa suka sama cowok pun mungkin ada yang suka sama aku,aku bakalan nerima baik-baik untuk kenal dekat dulu." Tegas PutriSeketika hening setelah Putri bicara itu. Ibra yang melamun langsung pergi dari Putri dan sahabatnya tanpa bicara sedikitpun untuk pamit."Eeh,mau kemana gak pake pamitan?" Tanya Ical dan Putra melihat Ibra yang Elzan yang tau keadaan Ibra,Elzan diam tak bicara."Minum. Haus!" Teriak Ibra"Nanti kesini lagi ya!" Teriak Putri dan tidak disahut oleh pun langsung pergi tak memperdulikan sahabatnya itu."Apa selama ini Putri gak ngerasa kalau aku suka sama dia ? Gak ngerasa kalau aku mencoba menarik perhatiannya ?" Ibra bertanya-tanya pada dirinya sendiri dalam dikantin Ibra memesan minuman,dia duduk sejenak dan menenangkan dirinya Ibra tak kembali ke taman Putri bertanya-tanya,tetapi Putri tetap menunggu ditaman dengan sahabat-sahabat Ibra itu."Kenapa ya Ibra gak balik lagi ?Gak biasanya dia seperti ada yang salah saat aku cerita tadi ? Pengen susulin deh." Kata Putri yang sedikit heran dengan Ibra."Palingan dia duduk kantin minum sama makan" Jelas Putra"Ohh gitu. Eh bentar lagi bel masuk nih,masuk kelas yuk!"Ajak Putri ke Elza,Putra,dan Ical."Duluan Put,aku mau ke tempat Ibra sebentar sekalian ngajak dia masuk kelas. Kalian berdua masuk aja dulu!" Kata Elzan yang memastikan ke dua sahabatnya itu agar Putri tidak ke kantin menemui Ibra."Yo'i Zan,cepat balik ya!" Teriak dan Ical pun kembali kekelas karena bel masuk akan berbunyi sebentar lagi."Eh Ibra,masuk yok dah mau bel ini. Gila aja telat terus mau masuk kelas" Ajak Elzan."Astaga,lupa udah mau bel. Yok lah!" Kata Ibra yang cepat bergegas kembali kekelas."Yok,soalnya yang Putra dan Ical dah duluan bawa si Putri". Kata waktu tidak lama,Ibra dan Elzan lari secepat mungkin agar tidak telat ke tak lama mereka sampai dikelas langsung masuk pun berbunyi setelah mereka sampai di kelas."Hampir aja telat kalian berdua,bisa-bisa dihukum lagi lah." Ucap Putri yang mengarah ke Elzan dan Ibra tepatnya dibelakang tempat duduk lama Putri menghadap kebelakang guru seni masuk tiba-tiba yang mengagetkan Putri,ia pun langsung menghadap kedepan."Selamat siang semua,kita hari ini diskusi yaa. Ber2 aja gaboleh lebih!" Tegas ibu guru."Oh iya,Ibra dan Putri kalian berdua tolong ikut pelatihan untuk menggantikan ibu di aula sekolah. Bisa ?" Tanya Ibu guru kepada Ibra dan Putri."Baik Bu." Jawab Ibra dan Putri serentak."Terimakasih,silahkan bawa buku dan pulpen catat inti materi ya,sebagai gantinya kalian tidak mengikuti pelajaran hari ini." Kata Ibu guru yang mempersilahkan mereka keluar perjalanan ke aula sekolah,keduanya hening tak berbicara seperti biasanya. Tetapi,Putri ingin menanyakan ke Ibra tentang dia tak kembali ke taman tadi."Ibra,kenapa tadi gak balik lagi ke taman ? Ada yang salah ya ?" Tanya Putri kepada Ibra."Gak kenapa-kenapa lagi makan aja tadi,buruan ntar telat ke aula!" Ketus Ibra."Oh oke oke!" Jawab PutriSesampainya di aula,Putri memilih tempat duduk di daerah kelas 11 ips."Duduk disini aja ya Bra,mumpung deket kipas" Kata PutriIbra mengganguk dan duduk disebelah jam telah berjalan pelatihan itu,akhirnya selesai dan semua yang mengikuti pelatihan diberi makanan kotak,ntah itu isinya nasi ataupun semuanya menerima makanan,diizinkan untuk bubar dan juga boleh makan di ruang aula."Makannya duduk ditaman yuk Bra!" Ajak Putri ke Ibra."Gak,dikantin aja!" Ketus Ibra lagi."Yaudah ayo,gak masalah mau dimana." Kata Putri sambil mengikuti jalan mau ke kantin,Putri bertanya-tanya kenapa Ibra tiba-tiba menjadi seseorang yang ketus setelah dari taman ?."Mau minum apa ? Aku pesanin ini" Tanya Putri."Biasa" Jawab simple IbraPutri pun pergi memesan air yang biasa Ibra minum dan dia minum."Nih,air kamu" Kata Putri sambil memberi air ke Ibra."Thanks Put!" Ucap hanya menggangguk tersenyum menyahut ucapan terimakasih Ibra sambil membuka makanan mereka hening saat makan Karen aemang waktu belajar dan beberapa siswa dan guru yang ikut pelatihan,tiba-tiba saat Putri tersedak dan Ibra reflek memberikan air kepada Putri."Lain kali makan pelan-pelan" Kata Ibra."Maaf,gak tau. Oh yaa,kamu kenapa sih tadi tiba-tiba pergi terus gak balik lagi ketaman ?" Tanya Putri"Kan dah dibilangin aku makan dikantin" Jawab Ibra."Yaa,tapi kok gak ada balik lagi gitu,dan tiba-tiba jadi ketus dan cuek gini". Kata Putri yang dari tadi sibuk bertanya-tanya ke diri sendiri."Dah,yuk balik kekelas sebentar lagi juga mau pulang". Ajak Ibra ke PutriPutri menggangguk dan ikut di belakang saja dia memikir kenapa Ibra seperti ini. Akhirnya,sampai dikelas waktu 30 menit lagi akan pulang mereka berdua diizinkan masuk."Ehem.. Ada yang habis berduaan nih!" Ejek Putra,sengaja mengembalikan moodnya Ibra"Apaa sih,kita habis pelatihan juga" Jawab malas Putri"Ohh iya. Bu,udah dicatat materi pelatihan tadi,ini saya dan Ibra punya". Kata Putri sambil memberikan buku ke Ibu guru."Ohh,terima kasih ya Ibra,Putri!". Ucap Ibu mengganguk dan tersenyum kepada Ibu guru yang mengucap terima lama kemudian,bel pulang sudah berbunyi. Semua siswa berebut-rebut keluar kelas untuk pulang. Tapi tidak dengan Ibra,Elza,Putra,Ical,dan Putri. Putri selalu ingin keluar bersama dengan mereka,tapi hari ini Putri ingin pulang nebeng dengan Ibra karena uang nya habis untuk pulang naik ojek."Ibra,aku boleh nebeng kamu pulang? Kalau gak boleh juga gak apa,nunggu aja dijemput papa sampe sore" Tanya Putri kepada Ibra."Boleh. Tapi aku pulang sama Elzan,gimana ?" Tanya Ibra dan menatap ke Elzan."Gampang Bra,anterin aja Putri pulang!" Jawab Elzan sambil menepuk pundak Ibra dan tersenyum."Yaudah,yok pulang". Ajak Ibra ke Putri dan keluar bersama dari kelas dan saat diperjalanan ke parkiran Putra bertanya ke Elzan,yang tidak didengar oleh Putri dan Ibra yang sudah jalan duluan."Eh Zan,aku liat si Ibra kayanya suka sama si Putri deh". Tanya Putra yang curiga gerak geriknya Ibra."Emang. Tadi yang dia cabut dari taman ke kantin,dia itu cemburu dengan Putri karena Putri suka sama orang lain,sedangkan dia suka sama si Putri!" Jelas Elzan."Yaudah kalau gitu kita bantuin aja si Ibra deket sama ?"Kata Ical."Ya emang gitu maksud ku,kita pulang aja dulu besok disekolah kita diskusi lagi guys!"Kata Elzan."Woi,cepetanlah jalan lama banget!". Teriak IbraPutri tertawa kecil melihat Ibra marah kepada sahabatnya tiga orang itu. Seorang Ibra dalam persahabatan mereka ini sebagai abang,karena dia yang paling tua dan Ical yang paling kecil dan Putri itu dianggap paling istimewa oleh mereka berempat. Elzan,Putra dan Ical langsung berlari karena Ibra sudah meneriaki mereka,sebelum Ibra marah ada baiknya mereka cepat berlari."Gila,jauh juga kita ketinggalan". Ucap Putra napas ngos-ngosan karena berlari."Yok pulang!". Ajak PutriSemua bergegas ke motor masing-masing,Elzan nebeng Ical karena Ical bawa motor sendiri."Duluan ya semua.." Ucap Putri yang ingin duluan mereka semua dalam perjalanan pulang."Ibra,sampe depan aja ya takutnya mama ngeliat."Ucap Putri."Gak,aku yang anterin kamu pulang. Jadi,harus didepan mama kamu biar mama kamu tau,kamu pulang sama siapa!". Jawab mendengar jawaban Ibra langsung tidak berkutik,karena Putri tau Ibra sangat tidak suka dibantah dan tidak mau mengantar cewek hanya didepan rumah walaupun itu beberapa menit diperjalanan akhirnya sampai dirumah. Putri merasa takut karena dia tidak pernah membawa laki-laki kerumahnya."Dah nyampe,yok aku anterin ke dalam" Kata Ibra sambil membuka helm nya dan membukakan helm Putri."Tapi,aku takut Ibra!" Kata Putri."Dah,gak masalah ayok!". Ajakan IbraLalu Putri berjalan,dan dia kaget mama nya ada di depan rumah dia salam kepada mama nya. Dan Ibra pun langsung menemui mama nya."Assalamualaikum,maaf tante ini saya tadi nganterin Putri pulang karena dia gak ada yang jemput". Kata Ibra"Waalaikumsalam,makasih ya nak. Yuk masuk dulu ngobrol bentar". Ajakan mama Putri."Gak apa-apa tante,saya langsung pulang aja karena mau pergi juga lagi". Jawab Ibra sambil salam pamit ke mama nya Putri."Yaudah,hati-hati ya nak". Kata mama Putri."Iya tante. Put,aku duluan ya". Kata Ibra."Ehh,iya makasih ya Bra. Hati-hati!" Jawab pamit,Ibra langsung pulang dan tak kemana-mana telah datang...Mama dan Papa menunggu Putri dimeja makan,untuk makan malam selesai makan malam bersama Mama dan Papa, Putri pun izin untuk masuk ke kamar dengan alasan ingin mengerjakan tugas yang sedang menumpuk."Ma Pa, putri masuk kamar dulu ya, tugas numpuk banget" ujar Putri"Iya nak!" Sahut Mama dan Papanya di ruang di kamar bukan nya mengerjakan tugas Putri kembali memikirkan hal yang mengganggu pikiran nya sejak beberapa hari lama ia melamun,hp nya pun berbunyi tanda line masuk. Ternyata pesan dari Ibra."Sorry,tadi aku maksa kamu biar aku anterin kamu sampe depan rumah!" Begitu lah isi pesan chat itu."Yaa Bra,gapapa makasih ya. Aku mau tidur dulu" Balas lama membalas chat dari Ibra,Putri berniat langsung tidur. Tetapi,lagi-lagi hp nya bunyi line."Siapa lagi sih,gatau mau tidur chat malam-malam"Ujar kesal Putri sambil membuka pesan itu dari Gerald cowok yang dia suka."HAH! INI BENERAN ?" Teriak Putri dalam hati."Kalo gak sibuk kapan-kapan ketemu lagi." Begitu singkat chat itu,tapi membuat Putri bahagia."Oke Ger!" Balas itu,tidak pakai basa basi dia langsung tidur tanpa memikirkan hari nya...Putri membuka hp berharap ada pesan chat lagi dari yang ia dapat adalah sakit hati dipagi hari. Putri melihat Gerald memposting fotonya dengan cewek lain. Putri langsung badmood dan bergegas ingin keluar dan Papa Putri telah menunggu di meja makan untuk segera sarapan, tak lama Putri pun datang.."Gimana semalam nyenyak tidur nya nak? Tanya Papa "ini langsung makan sarapan nya hari ini kamu diantar Papa ya put""Iya oke Ma" jawab Putri dengan lemas" loh loh pertanyaan Papa kenapa ga dijawab put? Kamu kenapa lemas-lemas gitu? Kamu sakit? Tanya Papa yang sangat khawatir." SAKIT PAPA, SAKIT HATI!!!" ceplos Putri dibarengi dengan Mama dan Papa yang saling berpandangan dengan wajah yang menahan tawa." Sudah besar ternyata kamu put" ucap Papa sambil mengelus kepala Putri anak semata wayang nya tak lama selesai sarapan Putri langsung berpamitan ke Mama nya dan pergi ke sekolah di antar oleh Papa. Sepanjang jalan Putri diam dan memasang muka yang sangat di Sekolah Putri bertemu dengan Elzan yang sedang menunggu Ibra, Putra, dan Ical" Kusut bgt tu muka, masih pagi putt. Senyum dong nih kayak aku biar keluar aura positif nya" Ucap Elzan yang mengagetkan Putri." Eh Elzan kaget aku!, aku mah begini aja cantik " balas Putri dengan PD nya" Iyaya pantes kamu yang paling cantik di mata Ibra" ceplos Elzan " eh mksd aku ga gitu hahahah" ledek nya lagi" Heh El aku tu paling cantik emg diantar kita ber5, ga cuman dimata Ibra aja. kan cuman aku yang cewek, siapa lagi emang yang cantik selain aku hah? Balas Putri dengan wajah yang kesal"Iyadeh iya put,yuk masuk!" ucap el "ngehindar aja terus put" gumam Elzan didalam masuk pun berbunyi , Ibra yang duduk sebangku dengan Putri langsung bertanya" Tidur cepet ya semalem Put?" Tanya Ibra." Hah ? Iya aku capek banget soalnya" jawab putri dengan senyuman yang tak tulusSepanjang pelajaran dimulai Putri merasa tidak nyaman, Kenapa? Karena Ibra yang terus curi-curi pandang ke Putri."Apasih bra, gak usah liatin kekgitu ?" ketus putriTanpa menjawab ketusan Putri, Ibra langsung menatap kearah Putri sudah lama merasakan perlakuan Ibra yang sangat berbeda dibandingkan dengan teman-teman nya yang lain, untuk beberapa waktu Putri dapat meyangkal bahwa pemikiran nya salah tetapi semakin kesini baik Ibra maupun teman-teman nya yang lain sering menunjukan kepada Putri secara langsung bahwa Ibra menyukai nya. Sejujurnya itu adalah hal yang membuat Putri menjadi merasa tidak nyaman terhadap teman-teman nya terutama Ibra. Sampai saat ini pun Putri masih berusaha untuk menyangkal fakta bahwa Ibra menyukai nya, karena Putri tau hal ini bisa menjadi sedikit dampak untuk pertemanan mereka. Putri bertekat apapun yang terjadi dia tidak akan membiarkan Ibra menyukai nya. Lagian sekarang putri sedang menyukai si cowok misterius itu yaitu Gerald heheh!Tak lama itu bel Pulang sekolah pun berbunyi tanda siswa siswi harus pulangIbra yang tidak pernah menawarkan tumpangan pulang kepada Putri melainkan sahabatnya Ibra lah yang menawarkan berpikiran hari ini Ibra menawarkannya untuk pulang bersama,tapi sepertinya harapan tidak sesuai dengan ekspetasi nya." Put, nungguin Papa kamu ?" tawar IbraDengan halus Putri menjawab "Oh iya Bra,ini Papa aku mau jemput lagian aku sekalian mau temenin Papa ketemu client nya di mall gitu."" Oh, nanti malam sibuk? Anak-anak mau ngumpul nih. Aku jemput ya " Tanya Ibra." Oh anak-anak mau ngumpul? Kok gada yang blg ke aku? Ujar putri dengan curiga" Mereka suruh aku bilang ke kamu aja, soalnya tadi mereka ngira kamu pulang sama aku biar sekalian gitu " ujar Ibra" Liat nanti deh Bra, aku kabarin digrup aja aku bisa apa engga"Tolak PutriTak lama dari mereka berbincang,mobil Papa putri memasuki perkarangan halaman depan pos sekolah Putri."Duluan ya Bra. Hati-hati di jalan pulang!" Kata Putri sambil meninggalkan Ibra di parkiran motor."Hai,Assalamualaikum Pa!" Kata Putri sambil bersalam ke Papa."Sama siapa tadi kamu di parkiran ?" Tanya Papa."Oh itu,temen aku Pa baik kok dia. Mama udah liat kok kemarin waktu dia anterin aku pulang" Kata Putri yang tak sadar ia memuji secara halus Ibra."Iya,Papa juga liat dia baik kok!" Jawab Papa dan di balas senyum dengan Putri sambil main hp." Kamu jadikan temenin Papa ketemu client?" Tanya Papa." Iya Papa jadi, tapi Putri pake baju sekolah gapapa?"Gapapa, kalo gak salah Papa juga ada anak client Papa yang ikut" jawab Papa." Ooh oke" Jawab Putri dengan singkatSelama didalam perjalanan putri memilih untuk menikmati lagu yang sedang ia dengar menggunakan headset ungu di mall Papa dan putri langsung menuju tempat makan siang yang sudah di pesan oleh Papa nya untuk bertemu client nya hari ini, hal ini bukanlah sesuatu yang istimewa ini memang selalu terjadi jika Papa ingin melakukan meeting atau hanya sekedar bertemu dengan rekan, kerabat, bahkan client nya dari jauh bahwa teman Papa tidak duduk sendirian ia ditemani oleh pria yang memakai seragam SMA "Oh mungkin anaknya sama dengan aku ? Atau mungkin juga diatas aku? Oh atau bahkan dibawah aku?" Tanya Putri dalam hati." Silahkan duduk pak fikri" ujar client Papa sambil berjabat tangan."Oh iya iya pak ,terimakasih. Silahkan duduk kembali " sambil menoleh kearah si anak remaja itu dan Papa bertanya lagi " Ini anak bapak ?""Haha iya pak ini anak saya paling besar, nama nya Gerald"" Selamat siang om,saya Gerald " ucap Gerald dengan senyuman ramahDimana putri? Jangan ditanya dia sudah terdiam kehabisan kata-kata sejak ia melihat cowok yang didepan nya sekarang..."MIMPI BUKAN YA? KOK ADA DIA DISINI? AKU KETEMU DIA LAGI? ASTAGAAAAAAA " ia se akan berteriak kesenangan didalam hati nya atas keadaan yang sekarang ada didepan mata nya." Ini anak saya satu-satu nya pak, Putri nama nya" ucap Papa kepada 2 pria yang sekarang kini menatap nyaHening sepersekian detik..."Put kamu gamau memperkenal kan diri? Ini client papa ini anak nya client Papa nama nya geraldi. Kamu kok bengong ?" Ucap kebingungan sambil mencolek pipi anak semata wayang nya ini."Hah? Iya yah iya ini mau kenalan, halo om aku Putri" Ucap Putri gagap " h..aa..i ger aku " ucapan putri terhenti karena di potong oleh Gerald " iya udah kenal, kan kita udah kenalan" ucap gerald dengan lantang."Loh kalian sudah saling kenal ?" Tanya Papa Gerald dan Papa Putri secara bersamaan."Udah pah, om kemarin Gerald ketemu putri di seminar sekolah. Putri perwakilan sekolah nya aku perwakilan sekolah ku" jelas Gerald sambil melihat ke arah Putri yang sudah kehabisan kata-kata."Oh begitu yasudah duduk biar saya pesan makan'Selama makan siang itu Papa Gerald dan Papa putri sibuk membicarakan soal kerja sama yang akan mereka jalani. Gerald dan putri? Sudah jelas mereka tidak berkutik sama sekali. Bahkan putri beberapa kali permisi ke toilet hanya untuk sekedar membuang rasa gugup nya. Gerald termasuk orang yang cukup santai jika menghadapi hal-hal tak terduga seperti yang barusan di lalui nya, atau mungkin kejadian barusan adalah hal yang tak terduga bagi Putri saja. HeheDiperjalanan pulang putri memilih untuk tidur karena ia merasa, ia harus mengistirahatkan jantung nya yang sedari tadi sudah berkerja terlalu keras sehingga menghasilkan keringat yang berlebihan di seluruh badan nya. Sesampainya dirumah putri langsung masuk kamar lalu bergegas mandi agar segar pikir selesai sholat magrib Putri keluar ke balkon kamar nya dan duduk sambil menyeruput coklat panas yang dibuatkan ibu nya tadi sambil bergumam sendiri"Kok bisa ya ketemu lagi ? Apa jangan-jangan Gerald tau hari ini bakalan ketemu jadi dia bilang semalem di chat itu? Dia kok bisa biasa aja sih ketemu sama aku? Apa aku chat dia aja ya duluan? Ah gausa deh kan aku cewe harga diri harus tinggi dong. Kan tadi ketemu lagi masa dia ga penasaran sih sama aku? IHHH GIMANA SII" itulah yang terjadi selama ia duduk di balkon sampai coklat panas nya habis dan memilih untuk masuk ke kamar karena jam sudah menunjukan pukul 2256Alih-alih memilih tidur, putri tiba-tiba kepikiran terhadap Ibra. Ia bahkan sempat berencana untuk mengatakan kepada Ibran agar tidak menyukai nya lagi. Tetapi ia langsung menepis pikiran itu dan memilih untuk tidur. Keesokan hari nya Putri terlambat bangun ia bangun dan segera turun dari tempat tidur dengan melompat"MAMAA KOK GA BANGUNIN AKU SIHH IHHH!" Teriak Putri dengan lantang dari lantai atas kamar tergesa-gesa Putri keluar kamar dengan jilbab yang tidak beraturan tas ditenteng sebelah tangan serta tali sepatu yang belum di ikat." ASTAGFIRULLAH PUTRIII, kamu ini ya liat jilbab kamu sepatu kamu berantakan semua, gak malu apa diliat temen nya kekgitu bentuk nya kamu ini"Oceh MamaSeketika pergerakan Putri terhenti setelah Mama mengeluarkan kata-kata "gak malu apa diliatin temen nya" Putri berusaha kalem agar tidak seperti orang bodoh. Ia pun memutar badan nya ke arah ruang tamu yang memiliki jarak selangkah dari dapur. Betapa terkejut nya Putri dengan yang ia lihat"Wah parah ni, apa karena semalam aku terlalu mikirin Gerald jadi begini dehh ahh!" Ujar kesal Putri sambil membetulkan jilbabnya Mama memanggil Putri agar cepat dan tidak terlambat kesekolah. Dan lagi-lagi ada yang mengejutkan Putri,yaitu Gerald. " Astagfirullah Gerald kamu ngapain disini?"Sambil sibuk memakai sepatu dan merapihkan roknya." Jemput kamu!" Ucap Gerald dengan cepat yang membuat jantung Putri kembali bekerja dengan keras" Ha ngapain aku biasa diantar Papa kok, lagian kamu kenapa ga kabarin aku dulu kalo..." ucapan putri terhenti karena Mama nya menyadarkan Putri bahwa ia sudah terlambat sekolah"Ma,Putri berangkat dulu ya, ayok Ger " ajak Putri" Pergi dulu tante" ucap Gerald permisiHening didalam mobil, tidak ada yang memulai percakapan dan yang lebih parah nya keadaan jalan sekarang sangat macet.. hm sepertinya jalanan pun tau keinginan Putri ingin berlama-lama didalam mobil dengan Gerald."Aku bole nanya ga Ger ?" ucap Putri hati-hati"Boleh, nanya apa put? Jawabb Gerald dengan santai.. iya santai padahal ia tidak tau jantung Putri hampir copot pagi ini." Kamu ngapain jemput aku? Maksud aku ya kenapa? Sepertinya kita ga cukup dekat untuk antar jemput seperti ini? Apalagi kan kamu beda sekolah sama aku, menurut ku agak aneh ajasih Ger"Jelas putri dengan panjangGerald diam tidak menjwab pertanyaan Putri"Apa aku salah kasi pertanyaan ya? Tapi kan aku cuma mau tau, aduh gimana si Put baru juga semobil sama Gerald udah buat suasana ga enak aja begoo Putri begoo" keluh Putri dalam hati"Ger gapapa kok kalo gamau dijawab,sorry ya aku salah kasih pertanyaan deh keknya. Fokus aja nyetir Ger"Ucap Putri dengan hati-hati takut salah ngomong sejenak"Gak kok,pertanyaan kamu ga salah, aku tadi lagi mikir jawaban yang ga bikin kamu kaget aja haha" jawab Gerald dengen menyertai kekehan yang sama sekali tidak membantu Putri untuk tetap tenang." kemarin aku ga hubungin kamu karena aku lagi jaga kakek ku put di rumah sakit jadi aku jarang pegang hp, terus Papa ngajakin aku buat ketemu sama client nya tadi aku gamau sih tapi pas tau ternyata kamu ikut sama ayah kamu makanya aku jadi ikut, heheh " jelas Gerald."Kamu nyariin aku ga selama aku ga hubungin kamu?"Pertanyan yang keluar begitu saja dari mulut gerlad yang membuat Putri ingin melompat dari pintu mobil ini HAHAHA"Kok kamu nanya gitu? Kenapa? " Tanya putri dengan tenang untuk menutupi semua gugupnya."Loh ini udh sampe Put" ucap Gerald tiba-tibaTanpa sadar ternyata mereka sudah sampai, terlalu asik dengan keadaan yang sedang terjadi. Putri menoleh ke kaca dan menghela nafas dengan wajah yang tidak tampak senang"Oh udh sampe ya, ga kerasa Ger" ucap nya dengan wajah memelas" Jangan gitu dong muka nya, nanti kan bisa aku jemput lagi" tawar Gerald yang membuat Putri mendadakk semangat menjalani hari."Kamu mau jemput aku nnt?"Tanya putri memastikan"Iya,kalo kamu mau dijemput" Jawab Gerald" UDAH PASTI MAU DONG GER NGAPAIN DITANYA LAGI SIHHH" berteriak dalam hati"Oh gapapa sih kalo kamu mau,asal ga ngerepotin ger" jawab putri dengan kalem padahal asli nya tidak ada kalem-kalem nya sama sekali hehe"Yaudah nanti aku jemput ya, semangat belajar nya cantik" ucap yang tidak siap dengan yang terjadi secara tiba-tiba hanya mengangguk kan kepala sambil tersenyum. Hanya begini cara Putri untuk menutupi rasa senang nya terhadap yang sudah terjadi pagi keluar mobil dengan wajah sumbringah, hingga ia tidak sadar ada seseorang yang selalu memperhatikan ia sedari tadi, ya tak lain dan tak bukan pasti Ibra."Diantar siapa Put tadi?" Tanya Ibra."Hah oh tadi itu diantar Gerald " entah kenapa Putri memilih untuk jujur kepada Ibra, ia sendiri pun tidak tau kenapa ia tiba-tiba jujur begini kepada Ibran." Gerald siapa ? Cowo yg kamu blg jumpa di seminar itu ya?" Tanya Ibra penasaran"Iya bra, ternyata dia itu anak nya client Papa ku. Kami jumpa lagi kemarin waktu aku temenin Papa jumpa client nya nah Gerald ini anak nya dari client Papa itu " Jelas putri dengan wajah diam tak menjawan penjelasan Putri, ia bingung harus seperti apa. Di satu sisi ia senang jika Putri senang tapi di sisi lain ia sedih Karena perasaan nya tak terbalaskan oleh menjalani hari tak seperti biasanya,masing-masing melakukan kesibukan,benar-benar tak pulang sekolah berbunyi, tentu saja yang paling semangat untuk pulang adalah Putri karena ia akan dijemput oleh pujaan hati nya GeraldIa segera bergegas keluar kelas dengan langkah yang besar menuju pos satpam, tak lama menunggu mobil Gerald memasukii gerbang sekolah Putri dan berhenti tepat didepan Putri berdiri. Putri pun masuk kedalam mobil Gerald dengan perasaan campur di tempat yang berbeda, Ibra sedang menuju tempat yang sangat ia benci, ya Rumah sakit." Mas Ibra silahkan masuk" panggil suster ituIbra masuk dengan perasaan yang tidak bisa dijelaskan, ia harus menutupi semua ini dari orang-orang yang ia sayang apa lagi sahabatnya. Kenapa ? Karena ia tidak ingin menambah pikiran atau pun membuat sedih orang-orang yang ia sayang. Ibra menanggung semua penyakit ini tanpa dukungan dari siapa pun."Kita mulai kemo nya ya Ibra, berdoa semua akan baik-baik saja " Tak lama setelah dokter mengucapkan itu Mata Ibra tertutup untuk melakukan itu..."Kamu mau makan apa put? Laper gak ?"Tanya Gerald."Terserah kamu aja mau makan dimana""Kenapa sih cewe kalo ditanya jawaban nya terserah hahaha"Canda GeraldPutri diam dan ikut tertawaSetelah selesai makan..."Put aku boleh nanya sama kamu? " ucap Gerald secara tiba-tiba yang membuat jantung Putri berdetak dengan cepat."Boleh Ger, nanya apa ?" Jawab putri gugup"Kamu keknya bakal kaget sih aku nanya ini, tapi aku harus sampein ini ke kamu supaya hati aku juga tenang." Diam sejenak " kamu mau jadi pacar aku put? Kamu ga hrs jawab sekarang kok put aku tau ini kecepetan ngomong nya" ucap Gerald saltingMendengar omongan Gerald membuat putri terkena serangan jantung btiba-tiba..."ka..kamu serius nanya itu ke aku? " Tanya putri gugup"iya putri" jawab Gerald tegasHanya suara nafas kedua nya yang terdengar."aku kan udah bilang kamu gapapa kalo gamau jawab sekarang put, jgn jadi canggung gini dong" jelas gerlad sambil mengeluarkan kekehan agar tidak terlalu canggung."kalo aku jawab mau, aku keliatan gampangan ga ger?"Tanya putri polosMendengar pertanyaan keluar dari mulut Putri itu,membuat Gerald ketawa."Kenapa sih kamu ketawa ?"Tanya Putri kesal."Bukannya kamu kemarin ada deket sama cewe ya ?"Tanya Putri lagi"Oohh itu mah sepupu aku,kangen banget sama dia jadi aku post foto sama dia,bukan aku deket sama cewe lain!" Jelas Gerald sambbil tertawa melihat PutriMendengar pertanyaan putri membuat Gerald tertawa"Ketawa lagi kenapa sih ?" Lagi-lagi ujar kesal Putri"Lucu kamu soalnya,gak salah pilih juga aku haha!" Ujar Gerald yang menggegarkan jiwa Putri."Jadi,jawabannya mau dikasi tau sekarang apa nanti-nanti tentang pertanyaan aku?"Tanya Gerald."Hm aku mau Ger."Ujar Putri dengan Tanya bagaimana putri sekarang, sudah sangat jelas bahwa dia ingin berteriak sekeras mungkin sekarang."Makasih ya put, jadi sekarang kamu pacar aku ya!" Jelas GeraldPutri yang masih malu dengan keadaan yang ia rasakan sekarang hanya mengangguk sambil tersenyum, putri tidak meyangka bahwa hal ini secepat ini terjadi. Ternyata selama ini Gerald mempunyai rasa yang sama dengan nya. Kekhawatiran nya selama ini tidak akan menjadi bahan overthinking nya lagi, karena sekarang Gerald milik nya! Milik nya! Sudah sangat jelas bahwa hari ini adalah hari yang membahagiakan bagi putri, sudah sangat jelas kejadian yang beberapa jam lalu terjadi membuat mood nya sangat bagus. Sudah sedari pulang ia senyum-senyum sendiri mengingat kejadian tadi yang membuat Mama dan Papa nya kebingungan sendiri."kamu kenapa kok mesem-mesem sendiri terus sih nak" Tanya Mama sambil menyeruput teh hangat nya"Mamaaa, Putri seneng banget tauu" Ucap Putri excited"Seneng kenapa? Cerita dong sama Mama" Tanya Mama yang penasaran"Mama tau ga cowo yang jemput Putri tadi pagi? Putri tu sukaaaa banget sama dia. Terus tadi pulang sekolah dia jemput putri lagi Ma,Mama tau dia ngapain? Ucap putri yang sengaja memotong cerita nya agar Mama nya penasaran"Ngapain? Kamu jangan aneh-aneh ya put kamu anak cewek loh!" Tegas Mama."Mama ih Putri kan belum selesai cerita kok Mama malah mikir aneh-aneh sih... Putri ditembak Ma sama diaaaaa!!!" Jawab Putri sambil melompat kegirangan" wahhhh anak Mama udah punya pacar sekarang!!"Tambah Mama yang tak kalah excited"tapi kamu harus ingat ya putri, pacaran harus pacaran yang sehat tidak boleh aneh-aneh, kamu anak cewe ayah sama mama satu-satu nya, mama gamau kamu salah pilih jalan. Mama dan Papa mungkin mengizinkan kamu pacaran karena kami percaya sama kamu ya put. Tetap berdoa insyaAllah semua nya baik-baik aja ya nak" jelas mama sambil memegang tangan Putri nya itu"Mamaa Putri sayang bangett sama Papa dan Mama, makasih sudah jadi orangtua yang membebaskan Putri mengambil keputusan apapun, terimakasih karena masih percaya sama putri. Putri janji pasti akan jaga kepercayaan mama dan papa"Jawab putri sambil memeluk Mama putri menceritakan kebahagian nya membuat mama nya tersadar bahwa anak gadisnya bukan lagi Putri yang akan menangis karena tidak dibelikan mainan, Putri akan merasakan tangisan karena seorang pria. Mama merasa ia harus selalu berada di sisi putri agar ia dapat selalu memantau keadaan Putri...Yaaa begitulah kekhawatiran seorang esokan pagi nya..."Eh Ger,kamu udah datang"Ucap Putri yang kaget ada Gerald di meja tamu."Cantik banget kamu!" Gombal Gerald"Pacar siapa cantik-cantik gini haha" balas putri yang membuat Gerald gemas sendiri."Dah,yuk berangkat sekolah" Ajak Gerald menimbang takut telat ke sekolah."Bentar pamit ke mama dulu" Ucap Putri."Ma,Putri sama Gerald pamit ya takut telat" Ucap Putri sambil bersalaman dan juga Gerald."Hati-hati yaa,rapihin tuh jilbab kamu jangan miring-miring,ntar Gerald lari loh haha" Gurau tertawa dan langsung menuju ke gais masih anget-anget nya HAHAHSesampainya di sekolah..."Itu muka ceria amat put pasti lagi seneng ya" Tanya Ical penasaran"Hahaha engga ah biasa aja, perasaan abang Ical aja kali" jawab Putri lucu" kalo lagi bahagia tu ceritaiin sama temen-temen nya, bahagia itu harus dibagi mana tau kami ikut bahagia" balas Putra lagi"tau tu neng Putri pelit, gamau berbagi" tambah Elzan lagi" aku kasih tau deh tapi kalian jangan heboh yaa" diam sejenakk.. "AKU UDAH PUNYA PACAR DONGG??!!!" jawab Putri teriakkTidak ada yang menyaut pemberitahuan putri, secara tiba-tiba semua menatap Ibra yang sedari tadi hanya diam dengan wajah pucat nya."Kenapa pada kalian ngeliatin aku?" Tanya Ibra bingung"bagus dong Putri udah punya pacar, jadi kita ga perlu ribet-ribet ngejagaiin dia mulu sampe kita ga punya pacar hahahah"Canda Ibra yang sebenarnya tidak tidak ada yang tertawa termasuk Putri"Garing ya lawakan aku? Parah banget gada yang ketawa hargai dong gaiss elah gaseru dahh" protes Ibra"HAHAHAHAH IYA LUCU BANGETTTTT GILAKK"Teriak Putra agar suasana tidak canggungLalu yang lain ikut tertawa, walaupun Putri sadar mereka tidak senang dengan tulus."Udah ah yuk masuk kelas" Ajak Ical yang beriringan dengan sedang perjalanan menuju kelas, tiba-tiba Ibra jatuh pingsan denga darah mengalir dari hidung nya. Semua pun panik..."Eeh bawa bawa ke UKS cepatt" Teriak Putri yang sangat panikIcal, Putra, Elzan pun membopong Ibran ke UKSDidalam uks..."Ibra kamu kenapa kok bisa pingsan gini sih" Tanya Putri bermonolog sendiri"Aneh banget dah si Ibra padahal dia ga pernah kekgini, dia kan yang paling kuat fisik nya diantara kita semua" Ucap Elzan kebingunganJangan Tanya bagaimana panic nya mereka semua, karena mereka tidak pernah melihat Ibra seperti ini. Dia adalah terkenal dengan sebutan "SI TAHAN BANTING" sangking tidak pernah nya tidak sadar-sadar hingga pihak sekolah memutuskan Ibra untuk dibawa ke rumah sakit, sudah pasti Putra, Elzan, Ical, dan Putri ikut ke rumah sakit. Pihak keluarga pun sudah dihubungi oleh pihak sekolah untuk segera ke rumah sakit."Ibra kenapa sih aku takut banget dia kenapa-kennapa, perasaan aku ga enak" Tanya putri sesegukan"Tenang put, berdoa Ibra bakal baik-baik aja" jawab Putra yang berusaha menenangkan PutriPutra, Ical, Elzan sangat tau pasti bahwa Putri sangat menyanyangi Ibra. Walaupun mungkin Putri tidak bisa membalas perasaan Ibra, tapi ketiga teman nya tau pasti bahwa Putri sangat menyayangi henti-henti nya Putri menangis, ia merasakan firasat buruk. Ia takut akan mendengar hal buruk hari ini."Keluarga saudara Ibra " panggil dokter"kami dok" jawab Ibu Ibra beseta teman-teman nya"Saya tidak tau kalo pihak keluarga mengetahui ini atau tidak, tetap saudara Ibran mengidap penyakit mematikan... kanker otak stadium terakhir" ucap dokter dengan hati-hatiSeketika diam sejenak semua sibuk dengan pikiran masing-masing. Tak lama..."IBRAAA KAMU KENAPA NAKK?" Tangis ibu nya sambil memeluk ayah ibran"Ibu tenang bu, Ibu jangan seperti ini kita harus memberi semangat ke Ibra ibu jangan seperti ini ada Ayah bu" Ucap ayah berusaha menenangkan ibu ibranPutri yang mendengar penjelasan dokter merasa disambar petir, Putri terduduk, seketika semua muncul di pikiran nya. Rasa penyesalan, rasa bersalah, ia terus menangis senggegukan tanpa berkata apapun. Ketiga teman nya yang sadar akan keadaan pun tidak tau harus berbuat apa. Mereka sama kaget nya dengan putri bahkan Ibran tidak pernah memnujukan kalo ia sedang sakit. Putra, Ical, Elzan, merasa bukan sahabat yang sangat tidak sudah mulai gelap, namun..."Put kamu ga pulang? Biar aku anterin aja" Tawar Ical"Enggak Cal, aku mau disini nungguin Ibra. Aku percaya dia laki-laki kuat, dia pasti sehat" jawab Putri dengan penuh harapan."kamu istirahat aja dulu nak, biar tante sama om yang jagaiin Ibra disini, nanti kalo Ibran sudah sadar pasti tante kabarin ke kamu" jawab ibu tulus"Engga tante, Putri harus disini. Putri gamau pulang" Jelas putri dengan air mata yang menggenang di pelupuk mata yang merasa usaha nya sia-sia mengajak Putri pulang pun akhirnya menyerah dan Ical kembali keluat menunggu Ibra sadar bersama Putra dan lama,hp Putri berbunyi menandakan ada telfon. Ternyata itu mama nya."Hallo ma" Jawab Putri."Kamu kenapa nak ? Gak apa-apa kan ? Kamu kok belum pulang ?" Begitu banyak bukan pertanyaan yang dilontarkan ke Putri."Ma,Putri dirumah sakit nungguin Ibra sadar ma"Makin menjadi tangisan Putri"Ibra ? Yang kemarin nganterin kamu ? Kenapa dia nak ? Mama sama Papa nyusul kesana ya"Jawab mama Putri yang amat panic."Iya ma,aku dirumah sakit Kasih Ibu ma"Sahut Putri."Iya nak tunggu mama ya nak!"Jawab panik mama pun mengajak Papa nya langsung bergegas pergi."Bra kamu harus sadar, aku gamau kamu ninggalin aku bra. Kamu kuat kok aku tau itu. Aku mohon jangan tinggalin aku bra." Ucap Putri yang sudah sesegukan."Aku minta maaf Bra gabisa balas perasaan kamu,Ibraa.. aku plis sadar.. jangan tinggalkan kami. Ayok bra kamu bisa aku percaya. Kalo kamu sadar aku janji ga akan cuekin ketusin kamu lagi. Aku bakal ada di sisi kamu terus bra... aku mohon sadar"Ucap Putri dengan tangisanMelihat pemandangan yang ada didepan nya, membuat Ibu Ibra semakin mengeluarkan tangisan yang sangat kuat,ntah mengapa Ibu Ibra sangatlah menyayangi Putri,dan Ibunya sangat senang melihat Ibra yang biasanya sangat bahagia dengan Putrid an mama dan papa Putri datang melihat keadaan Ibra,anak yang sangat baik menurut mama nya."Putri"Panggil mama kepada Putri yang sangat pelan."Mama! Papa!"Putri pun langsung memeluk mama dan papa nya."Tante,Om. Ini mama papa Putri dating buat ngeliat Ibra juga" Ucap Putri sambil mengenalkan kepada Ayah dan Ibu pun saling bersalaman juga begitu dengan teman-teman Papa dan juga Ayah Ibu bercerita tentang Ibra,sedangkan Putri dan teman-temannya tetap berada disamping IbraSecara tiba-tiba mata Ibra perlahan terbukadan tangannyaS bergerak..."Ayah...Ibu..."Panggil Ibra dengan suara yang pelan"Tante Om! Ibra udah sadar!" Teriak Elzan yang memanggil Ayah dan Ibu Ibra. Dan diikuti mama dam papa Putri."Ibra.. Apa nak kamu mau apa? Apa yang sakit na? bilang ibu kamu harus sehat ya saying jangan tinggalkan ibu" Tangis ibu semakin kencang"Ayah jaga ibu ya, terimakasih sudah menjadi orangtua yang hebat untuk Ibra. Maaf Ibra ngga ngasi tau ayah sama ibu. Ibra percaya ibra dimaafin kok iyakan bu" jawab Ibra dengan sangat pelan."Tante,Om. Saya minta maaf jika saya suka iseng ke Putri dan kemarin nganterin Putri pulang kerumah tanpa izin" Ucap pelan Ibra."Iyaa gak apa-apa,tante dan om percaya kalau kamu anak baik,anak kuat!" Ucap mama Putri menahan air mata yang Ibra melihat kearah samping nya lalu tersenyum..."Kenapa nangis put?" Tanya Ibra"Bra kamu jahat bangett"Tangis Putri kencang"Dia bilang aku jahat gais, parah banget" jwb Ibra ke Ical, Putra, dan Elzan sambil terkekeh yang membuat ia batuk sesekali"Elza,Ical,Putra, jagaiin tuan Putri yang satu ini ya. Ya walaupun dia udah punya pacar bukan berarti kita bisa lepas tangan dong. Iyakan put?" jwb Ibra pelan dgn nafas satu-satu"Engga dong, kita harus jaga putri sama-sama dengan kamu Bra"Tentang Elzan."hahah... Put makasih ada di sisi ku untuk yang terakhir kali nya, ini sangat berharga buat aku. Sekarang aku bisa pergi dengan tenang. Aku sayang sama kamu Put..." ucap Ibra untuk terakhir kali nya sambil sempat Putri menjawab ucapan Ibra sambil menggenggam tangannya. Semua diam karena suara...Titt..tit..titt...Tiba-tiba suara pasien monitor berbunyi dan dokter mengumumkan jam Ibra dipanggil yang maha lain lagi,semuanya menangis tak tertahan begitu juga Putri yang benar-benar tidak menyangka dan menyesal akan perlakuannya kepada Ibra. Putri ditenangi oleh mama nya,dan Ibu Ibra juga menenangkan Putri dan teman-teman kejadian ini membuat Putri sekarang sering berdiam diri, melamun. Tak jarang Ical, Putra, dan juga Elzan berkunjung hanya sekedar melihat keadaan putri. Karena teman-temannya benar-benar menjaga Putri sesuai apa yang dibilang oleh Ibra. Bahkan Gerald pun sudah jarang dihubungi oleh Putri, tetapi untung nya Gerald mengerti apa yang dirasakan Putri dan membiarkan dia untuk sendiri."Tante Putri nya ada" Tanya Gerald yang baru datang untuk melihat keadaan Putri"Oh Gerald, ada nak di taman belakang. Kamu mau jumpa dia? Tanya ibu Putri"Dia baik-baik aja kan tan? Gerald cmn mau tau keadaan dia aja tante, sepertinya putri belum mau dijumpa sama aku dulu" jawab Gerald"Siapa bilang aku gamau jumpa, aku mau keliling-keliling sama kamu. Boleh? Jawab seseorang yang tiba-tiba muncul yang tak lain dan bukan adala Putri"Sayang boleh lah, masa gaboleh. Ayokk!!" jawab Gerald dengan semangatDidalam mobill..."Are u okey now? Tanya Gerald hatihatiPutri menatap Gerald lalu sambil menggenggam telapak tangan Gerald"Aku bersyukur sama yang aku jalani Ger. Kamu, Putra, Ical, Elzan, bahkan Ibran. Kalian semua orang-orang penting di hidup aku. Aku gamau lagi kehilangan salah satu diantara kalian." Diam sejenak"Cukup Ibra yang buat aku sedih karena dia pergi tanpa aba-aba apa pun. Aku juga bersyukur ada di sisi Ibra saat itu, aku bersyukur karena dia masih bisa bilang kalo dia sayang sama aku, walaupun aku gabisa balas perasaan dia tapi aku percaya dia di atas sana pasti bahagia liat aku bahagia sama kamu Ger. Dia pasti tau aku bakal bahagia sama kamu. Sekarang aku ga perlu sedih-sedih lagi. Aku harus bahagia biar Ibra senang liat aku bahagia dari atas sana. Makasih ya Ger udah jadi pacar yang baik. Aku sayang banget sama kamu Ger"Jelas Putri panjang dengan tangan yang tetap menggenggam tangan Gibran erat tentu nya sambil menahan air mata yang sebantar lagi akan tumpah"Sama-sama sayang, aku juga sayang banget sama kamu" jawab Gerald dengan Ical menjadi teman yang saling protektif sekarang Karena mereka tidak ingin ada yang hilang lagi setelah Ibra. Gerald juga menjadi bagian dari persahabatan mereka,dan tetap tidak ada yang bisa menggantikan posisi Ibra di mata Elzan,Putra,Ical,bahkan Putri mereka bahagia bersama,tetap ada Ibra di persahabatan itu meskipun tidak ada wujudnya,sungguh sesayang itu mereka ke Ibra. TAMAT Lihat Cerpen Selengkapnya ContohnyaParasite yang berhasil meraih 4 penghargaan Oscar A Walk To Remember Film pertama yang mendapat predikat film terbaik adalah film garapan sutradara Adam Shankman mengenai kehidupan Je Film Kisah Cinta Terlarang Paling Greget yang Temani Malam Kamu, Selingkuh hingga Hubungan Sedarah Tak terasa, kita sudah tiba di penghujung tahun 2020 Cinta segitiga antara aku dan sahabatku. Pernah kalian mengalaminya dari cinta segitiga, segiempat hingga segilima? Mungkin biasa jika dialami saat pacaran tapi bagaimana jika itu dialami di dalam rumah tangga. Inilah yang aku bilang, "katakan pada dia, menginap saja di rumah kita?"Aku bertanya, "kamu masih menyukainya? Kenapa tidak kamu katakan langsung."Dia menjawab, "itu dulu, kamu kan sahabatnya, jadi bilang saja aku setuju."Aku menghadap gadis yang lebih cantik dariku, "suamiku mengijinkan kamu menginap di sini!"Dia melihat ke sekeliling rumah, "terima kasih banyak aku tidak menyangka suamimu bisa membuatmu kaya seperti ini, jika aku tahu pasti..." dia melanjutkannya, "... Kamu pasti tidak akan menolak saat dia mengatakan cintanya ke kamu kan? Sayangnya saat itu dia miskin."Dia mendekatiku, "tenang saja, aku sahabatmu sejak lama, jadi tidak mungkin akan merebut suamimu."Suatu ketika aku melihat sahabatku sedang mendekati suamiku sendiri di dalam rumah tanggaku. Aku berusaha tetap tenang dan mengintip duduk di samping suamiku yang sedang duduk santai di teras rumah dan berkata, "kamu masih sama seperti dulu, terlihat gugup saat aku dekat denganmu!"Suamiku berkata, "itu masa lalu, sampai kapan kamu menginap di sini? Aku tidak ingin membuat istriku khawatir."Sehabatku tersenyum, pengin aku datang ke sana dan jambak rambutnya. Tapi tetap aku tahan. Dia lalu berkata, "sampai aku mendapatkan pekerjaan di kota ini?"Suamiku terlihat beranjak pergi. Aku segera bergegas ke ruang tamu dan duduk seperti tidak tahu suamiku duduk di sampingku, dan berkata, "bilang ke sahabatmu, diperusahaanku ada lowongan pekerjaan?"Tentu aku marah, aku tidak ingin suamiku bekerja di kantor yang sama dengan wanita yang pernah dia sukai dulu, "AKU TIDAK SETUJU..."Dia seperti mengerti mengenai kekhawatiranku, dengan berkata, "perusahaan temanku juga ada lowongan kerja, bisa kamu katakan padanya..."Meski aku setuju tapi aku masih kesal, "kenapa harus lewat aku, tidak kamu langsung katakan?"Dia pergi sambil bilang, "karena kamu sahabatnya..."Suamiku terus membantu dia, semakin membuatku merasa suamiku masih memendam rasa suka padanya. Tapi setidaknya, sahabatku itu bisa pergi setelah mendapatkan minta teman suamiku untuk kasih gaji dia di awal agar sahabatku bisa cepat pergi dari rumahku untuk menyewa rumah. Tapi sahabatku masih tetap tinggal di rumahku meski dia sudah bekerja 3 hari ketika aku melihat suamiku yang mendekati sahabatku yang sedang nonton tv di ruang tamu. Aku melihatnya dari atas tangga. Berusah diam untuk melihat apa yang mereka berkata, "jam tengah malam begini, istriku sudah tertidur. Kenapa kamu masih terjaga?"Aku sudah curiga, saat di kamar tadi aku pura-pura tidur. Dan ketika suamiku keluar kamar, aku diam-diam tersenyum dan berkata, "punya istri tidak cantik pasti membuatmu tidak puas, kamu yang kaya serasa sia-sia punya istri seperti dia."Pengen aku berteriak, tapi aku masih bisa tahan. Meski tangan ku gemetar. Suamiku berkata, "aku kayak karena istriku yang menemaniku dari nol, aku ke sini cuma mau bilang, kamu sudah dapat pekerjaan, tapi kenapa masih menginap di rumah kami?"Sahabatku berkata, "aku belum gajian, apa kamu mau mengusirku?"Tentu aku kesal, padahal dia sudah dapat gaji di awal. Tapi berkata bohong. Suamiku sepertinya juga tidak tahu. Karena aku cuma bicara emoat mata sama teman suamiku yang kasih pekerjaan buat sahabatku bilang sambil beranjak pergi, "kamu bisa menginap selama kamu mau jika belum punya uang untuk nyewa tempat lain."Terlihat suamiku mau kembali ke kamar. Dengan cepat aku masuk duluan ke kamar. Sambil terus pura-pura suamiku kembali berbaring di kasur. Aku belagak bergerak sambil tidur dengan memeluknya. Aku tersenyum saat dia memelukku harinya, aku sengaja makan dengan lambat. Seperti sahabatku yang juga makan dengan lambat. Suamiku menyelesaikan makannya dan berkata, "aku pergi kerja dulu..."Kini cuma ada aku dan sahabatku, "enak jadi kamu, bisa masuk kerja siang dan dikasih gaji diawal?"Sahabatku kaget, "dari mana tahu aku sudah di gaji?"Aku tersenyum sinis, "aku yang minta ke bosmu?"Dia kali ini tersenyum sinis, "jadi kamu menyukai bosku?"Seketika aku bingung, "maksudmu?"Tiba-tiba terdengar suara suamiku dari belakang, "maaf, aku lupa kasih salim pamit ke kamu..."Aku segera cuci tangan dan mencium tangan suamiku, "harusnya aku yang minta maaf."Dia mengangguk dan terlihat jalan dengan aku kembali ke tempat duduk, terlihat sahabatku tersenyum, "cinta segiempat itu tidak ada salahnya..."Kesal sekali pengen aku sembur dia pakai air kobokan. Tapi aku masih bisa sabar dan berusaha menyusul suamiku yang sedang mau masuk mobilnya, "tunggu... Aku harap kamu tidak salah paham. Aku bicara ke bos sahabatku yang juga temanmu cuma agar sahabatku di kasih gaji di awal jadi dia bisa pergi dari sini untuk sewa tempat tinggal baru." ucapku tanpa rem kayak kereta tersenyum, "aku percaya kamu, setidaknya aku bisa lega mendengar penjelasanmu."Aku juga merasa pergi dan sahabatku datang dan berdiri di sampingku. Dengan menahan rasa kesal yang masih ada, aku berkata, "jadi kamu sudah temukan tempat baru buat kamu sewa?"Dia berkata, "sepertinya aku akan menginap lebih lama di sini karena gaji pertamaku sudah aku kasih semua ke orang tuaku."Aku menatapnya sambil suamiku pulang kerja, aku langsung menyambutnya. Saat ini sahabtku masih kerja. Jadi aku bisa mengajak bicara suamiku tentang dia. Tapi sepertinya suamiku yang duluan bicara, "aku berencana ingin membelikan sahabatmu rumah? Bagaimana menurutmu!"Aku yang bakalan tahu sahabatku segera pergi dari rumah ini tentu senang dan tanpa pikir panjang aku berkata, "iya aku setuju."Dan tiba-tiba suamiku berbalik arah dan kembali pergi, "aku akan mengurus rumah baru untuk sahabatmu, jadi pergi dulu."Aku terdiam sambil membawa tas kerja suamiku yang dia tinggalkan. Entah kenapa perasaanmu ada yang janggal. Dan aku teringat perkataan suamiku saat aku belum menikah dulu dengannya. Dia pernah berkata, "jika aku menyukai seseorang, aku akan membantu dia selalu tanpa menundanya."Lututku langsung lemas. Aku bahkan tertunduk lesu. Apa suamiku masih menyukai dia. Apa sekarang dia pergi bersama sahabatku melihat rumah barunya. Aku hanya bisa sahabatku datang, "kamu kenapa?" Aku kaget sekaligus senang. Aku tahu sahabatku tidak lagi bersama suamiku di luar suamiku pulang lagi dia berkata, "ini kunci rumah yang sudah ku belikan untuk sahabatmu. Aku saja yang berikan. Temanku atau bosnya dia belum punya istri, dan berencana mau melamar sahabatmu. Jadi kita tidak perlu khawatir lagi. Tidak akan ku biarkan rumah tangga yang kita bangun dari nol runtuh begitu saja."Aku menangis. Tapi kali ini bukan karena sedih tapi terharu senang. Meskipun suamiku masih punya rasa suka dengan sahabatku. Dia juga berjuang mati-matian untuk menjauhi sahabatku dan mempertahankan keutuhan rumah tangga kami.Selesai IAm Sam,film yang mengharukan ini sungguh susah untuk dilupakan Dalam usaha pencariannya itu, ia menelusuri jejak masa lalu pengasuh bayi yang disewanya dan menemukan fakta mengharukan di baliknya Fang merawat adiknya yang kesulitan berkomunikasi Film percintaan yang berkisah tentang keluarga, hubungan pacar, pertemanan yang biasanya diuji
Cerpen Cinta Segitiga Antara Sahabat Dan Pacarmu adalah kisah yang penuh dengan drama, sehingga pasti membuat pembaca terpaku sampai akhir. Cerita ini menceritakan tentang perjuangan cinta antara sahabat dan pacar yang mengalami permasalahan yang cukup rumit dan menarik untuk dalam cerita ini ada ketegangan yang memuncak dan misteri yang menggoda, sehingga tertarik untuk membaca hingga berakhir. Cerita ini mengeksplorasi tema-tema yang penting seperti persahabatan, kepercayaan, dan kesetiaan. Apa yang akan dipilih pada akhirnya? Persahabatan atau cinta?Dalam cerita ini, author berhasil menciptakan karakter-karakter unik yang membuat cerita semakin hidup. Pembaca akan dibawa melihat dunia mereka dengan sudut pandang yang berbeda, membuat pembaca merasa dekat dengan karakter dan jalan Cerpen Cinta Segitiga Antara Sahabat Dan Pacarmu memberikan bacaan yang sangat menarik bagi para penggemar genre cerita percintaan. Dengan kombinasi antara drama, misteri, dan ketegangan, pasti membuat pembaca terus berpikir siapa yang akhirnya dipilih sebagai pasangan utama. Jangan biarkan diri anda kehilangan kesempatan untuk membaca kisah ini, segera baca hingga akhir!"Cerpen Cinta Segitiga Antara Sahabat Dan Pacar" ~ bbazPengenalanCerpen Cinta Segitiga Antara Sahabat Dan Pacarmu adalah kisah cinta yang ditulis oleh seorang penulis Indonesia yang terkenal. Cerita ini menggambarkan tentang cinta segitiga antara dua orang sahabat dan satu pria yang menjadi pacar mereka CeritaCerpen Cinta Segitiga Antara Sahabat Dan Pacarmu dimulai dengan perkenalan antara dua sahabat, yaitu Nisa dan Rani. Mereka adalah dua sahabat yang sudah kenal sejak kecil dan selalu bersama-sama dalam segala hari, mereka bertemu dengan seorang pria bernama Adam di sebuah acara teman. Nisa langsung jatuh cinta pada Adam, tetapi dia tidak menyadari bahwa Rani juga menyukai Adam. Saat Adam mulai mencoba mendekati Nisa, Rani merasa cemburu dan mulai bersikap aneh terhadap suatu saat, Adam memberikan hadiah kado ulang tahun ke Rani yang membuat Nisa sangat sedih. Nisa merasa bahwa Adam lebih memilih Rani daripada dirinya. Akhirnya, Nisa mengakuinya kepada Rani dan mereka akhirnya merespon dengan NisaNisa dikenal sebagai karakter yang independent, pintar dan mandiri. Dia pandai membaca buku dan kerap memberi saran kepada mempunyai sifat yang sangat loyal terhadap teman-temannya. Dia selalu berusaha mendukung Rani dalam setiap kondisi dan membuat Rani merasa sangat aman pada akhirnya Nisa agak terkesan pasif karena Rani yang mengambil inisiatif untuk bicara tentang perasaan masing-masing terhadap Adam, tetapi Nisa tetap menunjukkan bahwa ia bukanlah orang yang berlaku buruk terhadap RaniRani adalah jenjang teman baik Nisa. Dia dikenal sebagai karakter yang sangat baik hati dan mudah diajak berbicara. Meskipun demikian, Rani punya sifat cemburu yang cukup besar terhadap Nisa ketika Adam mulai mencoba mendekati akhirnya menyadari bahwa kesalahannya ketika Adam memberikan hadiah ulang tahun kepadanya. Dia menyadari bahwa kebahagiaan Nisa tak bisa dikorbankan demi perasaannya AdamAdam adalah seorang pria yang sopan, tampan, dan cerdas. Dia merasa suka pada Nisa sejak awal dan mulai mencoba mendekatinya. Namun, ketika Rani juga menyatakan perasaan yang sama pada Adam, dia harus memilih satu di antara akhirnya memilih Nisa karena ia merasa lebih senang berbicara dengan Nisa daripada Rani. Namun, meskipun Nisa dijuluki sebagai pacarnya, dia tidak terlihat seperti sepenuhnya mencintai Nisa dan hanya memilih untuk bersama dengannya karena dia merasa lebih aman dan Karakter Karakter Sifat Utama Kesimpulan Nisa Independent, Loyal Setia dan melindungi temannya tanpa mengadu atau menogottokan hal tersebut istirahat ke padanya dengan sahabatnya. Rani Baik Hati, Cemburuan Akhirnya melihat bahwa kebahagiaan temannya lebih penting daripada perasaan pribadinya. Adam Sopan, Tampan, Dan Cerdas Membuktikan bahwa cinta sejati bukanlah hanya dari pengertian dan pilihan saja tetapi juga dengan kepercayaan. Opini SayaCerpen Cinta Segitiga Antara Sahabat Dan Pacarmu adalah cerita yang menarik dan cukup menghibur. Meskipun plot cerita tidak terlalu rumit atau mendalam, itu tetap dapat membuat pembaca terlibat dalam kisah menganggap plot cerita cukup berkesan dan membuat saya ingin terus membaca hingga akhir. Selain itu, karakter yang digunakan juga mudah dipahami dan menarik. Saya suka bagaimana karakter mereka tumbuh selama keseluruhan, Cerpen Cinta Segitiga Antara Sahabat Dan Pacarmu adalah cerita yang disajikan dengan baik dan bisa menambah wawasan kita tentang bagaimana cinta sejati harus dilakukan. Walaupun kata kunci Cinta segitiga and Cerita cinta sudah tidak lagi menjadi Suatu Yang asing di masyarakat namun penulisnya masih berhasil memberikan Sensasi pada pembaca dengan menggali tema yang serupa dan melihat dari sudut pandang kasih telah mengunjungi blog kami dan membaca cerpen cinta segitiga ini. Kami berharap Anda dapat menikmati dan merasakan setiap kata dan emosi yang tertuang dalam kisah segitiga antara sahabat dan pacar memang bukanlah hal yang mudah, ada banyak hal yang mesti dipertimbangkan dan diputuskan dengan bijak. Namun, pada akhirnya hanya hati yang dapat memilih dan menentukan arah cinta sejati. Semoga cerpen ini dapat memberi inspirasi dan membuat kita lebih bijak dalam menjalani hubungan ingat, kejujuran dan komunikasi yang baik sangat penting dalam menjaga hubungan apapun. Bergantung kepada orang ketiga tidak akan membuat hubungan berjalan dengan baik. Jadi, mari kita belajar untuk mengambil keputusan dengan bijaksana dan mengembangkan hubungan yang sehat dan pertanyaan yang sering diajukan tentang Cerpen Cinta Segitiga Antara Sahabat Dan Pacarmu Apa itu cerpen cinta segitiga? Cerita apa yang diangkat dalam cerpen ini? Seperti apa karakteristik tokoh utama dalam cerpen ini? Bagaimana akhir cerita dari cerpen ini?Berikut adalah jawaban untuk beberapa pertanyaan yang sering diajukan tentang Cerpen Cinta Segitiga Antara Sahabat Dan Pacarmu Cerpen cinta segitiga adalah cerita fiksi yang mengisahkan tentang hubungan cinta antara tiga orang, di mana salah satu dari mereka harus memilih antara sahabat atau pacarnya. Cerpen ini mengangkat cerita tentang seorang perempuan bernama Maya yang memiliki dua orang yang sangat penting dalam hidupnya, yaitu sahabatnya, Dinda, dan kekasihnya, Rudi. Namun, Maya harus memilih antara keduanya ketika Dinda menyatakan perasaannya pada Rudi. Maya digambarkan sebagai seorang perempuan yang pengertian dan berusaha mencari solusi terbaik dalam menghadapi masalah. Dinda digambarkan sebagai seorang sahabat yang setia dan Rudi sebagai kekasih yang romantis. Akhir cerita dari cerpen ini adalah Maya memilih untuk mempertahankan hubungannya dengan Rudi karena merasa lebih mencintainya daripada persahabatannya dengan Dinda.
LaskarCinta : Film: The Kingdom Of Solomon via as-wa-ja Kisah Sedih Percintaan Yang Menyayat Hati Doovi via www A Millionaire's First Love com/profile . hubungan pacar, pertemanan yang biasanya diuji dengan beragam hal Pria asal Jepara Jawa tengah itu dijuluki warganet dengan sebutan Kakek Suginonya Indonesia Drama lain yang semakin Filter ByUpdating statusAllOngoingCompletedSort ByAllPopularRecommendationRatesUpdated Antara Dendam dan Cinta Mulan dan Maya melakukan sebuah ide konyol untuk bertukar posisi selama 90 hari. Sebuah rencana yang berhasil menjungkirbalikkan kehidupan keduanya. Maya yang terbiasa hidup bagai putri kerajaan harus melawan kerasnya berjuang di dunia luar. Sedangkan Mulan, dalam satu kesempatan yang tidak disengaja, semua luka di masa lalunya terkuak kembali. Membuat sebuah amarah dan dendam yang harus segera terbalaskan. Bagaimana mereka menjalani sisa waktu dengan berbagai rahasia yang telah disusun sedemikian rupa. Sandiwara dan cinta bagaikan kawan dan lawan sekaligus. Ibarat pepatah, Blood is thicker than water. Diam-diam, keduanya dipermainkan oleh takdir yang lucu. viewsCompleted Antara Cinta dan Takdir Ini adalah kisah seorang gadis bernama Anara, perempuan yang sejak dulu ingin mempunyai teman. Tapi, entah apa sebabnya dari kecil tidak ada seorangpun yang mengganggapnya ada. Yang dia tahu hanya Ayahnya saja yang menjadi pelindung serta sumber kebahagiaannya. Sang Ibu juga tidak pernah memberikan kasih sayang yang utuh pada dirinya, terlebih lagi pekerjaan Ibunya adalah seorang perempuan bayaran, membuat dirinya dikucilkan oleh semua orang. Hingga suatu hari, sebuah kejadian membingungkan menghampiri hidupnya. Anara dipertemukan dengan seorang lelaki yang begitu baik dan ceria. Tapi sayangnya, dia bukan manusia. Seiring berjalannya waktu Anara mulai terbiasa dengan kehadiran lelaki itu. Sejak saat itu juga banyak terjadi masalah dan terkuaknya sebuah rahasia. Karena sering bersama, membuat keduanya saling menyimpan rasa. Lalu, seperti apa kehidupan mereka berdua setelah bertemu? Akankah takdir mempersatukan cinta mereka? Atau justru memisahkannya. viewsOngoing Srikandi Antara Dendam Dan Cinta "Ayah, Ibu. Aku akan menuntut balas, atas ketidakadilan ini!" Lirihnya dengan tekad kuat menggelegak. Srikandi yang sejak usia enam tahun dirawat oleh seorang kakek, kini ia masuk ke istana dan menyamar menjadi seorang pelayan demi balas dendam atas kematian keluarganya. Namun, disaat rencana untuk menuntaskan pembalasan nyaris berjalan mulus, ia malah tersangkut masalah cinta dengan pangeran di istana itu. Manakah yang akan Srikandi pilih? viewsCompleted Antara Cinta Dan Persahabatan Rp menceritakan tentang seorang siswi SMP bernama Wulan yang memiliki seorang sahabat bernama Aris. Dan tanpa mereka sadari telah tumbuh benih-benih cinta di antara keduanya. Akankah kisah cinta mereka berjalan dengan mulus? Ataukah akan banyak rintangan yang menghadang di antara keduanya?? 0885 viewsOngoing Terjebak Cinta Segitiga Malam pengantin harusnya menjadi pengalaman paling indah, memadu kasih berbagi kehangatan dalam khasanah cinta dua insan yang saling mengikat janji sehidup semati. Namun kabar buruk yang diterima Venca ketika malam pengantinnya. Suaminya, Tara menghamili Kakaknya. Tentu saja, hatinya hancur, berminggu-minggu depresi dan sekali mencoba bunuh diri. Revan, kekasih lamanya kembali dan kebetulan menjadi atasannya. Saat Venca mulai menata hidupnya, suami yang dia nikahi berniat kembali dan memperbaiki diri. Lalu, mana yang Venca pilih? Revan atau suami yang sah dinikahinya? viewsCompleted Antara Cinta dan Pertalian Darah Aiman Khalid menemukan sebuah kenyataan besar dalam hidupnya. Sang ayah yang ia yakini telah meninggal, ternyata merupakan bakal calon mertuanya. Gadis impiannya ternyata adalah adiknya seayah. Perasaan yang telah hadir sebelum ta'aruf yang mereka jalankan, harus dipangkas sebelum berkembang. 0545 viewsOngoing Antara Aku dan Dia Aletha Ayunindya, diusir dari kediamannya sendiri oleh keserakahan pamannya. Pergi ke kota dan bekerja bersama bibinya. Dia bertemu dengan Aksa Delvin Arrayan, kesehariannya yang merawat putri Aksa membuat dirinya dan Aksa mempunyai perasaan yang sama. Di saat mereka memutuskan untuk menikah, di hari itu juga istri Aksa terbangun dari komanya. Apa yang akan terjadi pada pernikahan yang baru seumur jagung itu? viewsCompleted Sahabat Tapi Cinta Apakah Agasa akan menjadi pelabuhan terakhir untuk Ayu, setelah bahtera rumah tangga Ayu bersama Yudi karam diterpa badai perselingkuhan? Inilah kisah cinta penuh intrik dan air mata. viewsOngoing SAHABAT DAN KISAH CINTAKU Terlalu kejam jika aku bilang takdir hidupku tidak beruntung. Mungkin yang tepat untuk menyiratkannya adalah takdirku kurang beruntung seperti kalian. Kenalkan aku adalah Sintia, anak semata wayang yang dulunya di adopsi sebagai anak kandung secara legalitas. Selama 35 tahun hidupku penuh liku, bisa di bilang aku seorang yang terbentuk dari keluarga yang brochen home, pelarianku dengan mengejar hobi dan mencari sahabat sebanyak-banyaknya. Aku lebih nyaman bercerita dan membagi kisah hidup dengan teman laki-laki. Inilah yang menjadikan mereka semua sebagai Teman Tapi Mesra dalam hidupku. Alasannya sih simplle, karena teman laki-laki pintar memegang rahasia dan pandai memberikan nasehat yang positif. Kisah hidupku terus berliku, bagaikan obak pantai. Baik masalah keluarga, masalah teman kecil yang sering membulying, masalah percintaan, pekerjaan, rumah tangga maupun lainnya. Aku terus berusaha mencari jalan keluar yang baik dan aku berusaha untuk kuat dan bertahan dalam segala cobaan hidup. Bagaimana untuk jangan menjali gila atau bunuh diri karena itu semua. "True Story" Novel Sintia Series viewsOngoing Cinta Segitiga Sang Pewaris “ ... Jika memang kau di takdirkan untukku, Sebesar apapun badai menerjang kau akan disini, menemani hingga tutup usia. Tidak ada alasan untuk pergi karena cinta tak pernah sendiri, yaitu kau dan aku menjadi satu..” Ketika Marco mengetahui Kekasihny, bertunangan dengan pria lain. Pemuda itu menjadi pria yang bersikap dingin, kecanduannya akan alkohol pun semakin parah. Sampai suatu hari pemuda itu jatuh cinta kepada seorang gadis yang bernama Sinta, cintanya tak bertepuk sebelah tangan Sinta juga menaruh hati padanya. Sejak saat itu, pemuda itu berubah menjadi pria yang sangat penyayang dan berhenti dari kebiasaan buruknya. Namun perbedaan keduanya bak bumi dan langit, hubungan itu di tentang keras oleh keluarga Marco. Di sisi lain, Anna sangat terobsesi memiliki Marco, dengan segala cara akan dia lakukan untuk mendapatkan pemuda pujaan hatinya. Akankah Marco dan Sinta bersatu, mampukah mereka melewati Kisah cinta yang penuh konflik? viewsOngoingSahabatAtau Pacar Cerpen Karangan: Nafiza Najwati Kategori: Cerpen Cinta Segitiga. Lolos moderasi pada: 15 October 2015. Zerlina, Figaz dan Icha. Mereka adalah 3 serangkai yang sulit untuk dipisahkan. Zerlina yang akrab dipanggil zee itu orangnya cantik, feminim, kadang-kadang baik tapi kadang-kadang juga nyebelin banget.
Cerpen Karangan Novia Sri WahyuniKategori Cerpen Cinta Segitiga Lolos moderasi pada 21 July 2017 Namaku Bastian. Aku kini tengah menempuh pendidikan di sebuah SMA swasta di Australi, Aku tinggal bersama nenekku. Aku termasuk anak yang famous di sekolah, selain baik dan pintar aku juga termasuk anak yang ganteng, gitu sih kata temen-temenku. Aku punya seorang sahabat karib ia bernama Aldy. Aldy itu orangnya baik, ramah, supel, pokoknya asiyiklah. Aku sama dia sahabatan udah sejak kami duduk di bangku SMP. Hingga suatu ketika kami pun saling jatuh cinta pada wanita yang sama. Ya, sebut saja dia Sasha. Sasha itu cewek tercantik di sekolahku, pokoknya semua lelaki ingin dekat dengannya, selain dia cantik, dia juga baik dan pintar. Di kantin belakang, aku nggak sengaja nyenggol tangannya Sasha hingga mangkok bakso yang ia pegang jatuh dan berserakan. “Aduh, Kamu ini gimana sih!!!” ujar Sasha dengan nada yang sangat tinggi sampai seisi kantin merhatiin kami semua. “I.. iyaa.. maaf aku nggak sengaja tad sha” “mangkanya kalau jalan pakai mata dong!!” “iya aku minta maaf kan aku nggak sengaja” Aku langsung berlalu dari tempat itu. Dari jauh aku melihat wajah Sasha yang kini telah buyar. Tak lama setelah aku beranjak dari tempat itu, Aldy pun datang. “Ehh Sasha, kamu kenapa kok berantakan gitu?” “Itu temen kamu Al, dia udah numpahin bakso aku, yaa jadi gini deh” “Siapa? Bastian maksud kamu?” “Iya, siapa lagi coba?” “Hehehe, dimaklumin aja ya.. ” “Maklumin-maklumin” “Sha, udah dong jangan marah terus ntar cepet tua loh” “Hih kamu Al, suka banget ngerayu gitu” “Iya-iya, secara kan aku cowok Cool gitu” “Ahhh, udah yok kita, ke kelas” Sesampai di kelas aku melihat mereka berdua yang saling gandengan. Hmmm, ya sedikit hancur hati ini. Di satu sisi dia sahabatku, di satu sisi lagi dia wanita yang aku puja-puja siang dan malam. Semakin hari aku lihat dia dengan Sasha semakin dekat. Dan kedekatannya itu membuatku semakin hancur. Suatu ketika aku beranikan diri untuk menyatakan perasaanku padanya. Dan aku ajak dia ketemuan di taman belakang sekolah. “Sha ada waktu nggak” “Iya ada apa?” “Hmmm.. Aku mau ketemu sama kamu nanti sepulang sekolah di tanam belakang” “Oh gitu, iya deh” “Oke Sha aku tunggu ya” Sejam, dua jam aku tunggu-tunggu kedatangan Sasha, hingga akhirnya pun hujan turun membasahiku dan tanaman-tanaman bunga yang bermekaran. Sampai pada akhirnya pun aku putus asa bahwa dia tak kan datang. Tak lama setelah itu Sasha pun datang. “Bas!!” aku mendengar suara Sasha “Sasha..” “Maaf ya Bas aku telat” “Nggak apa-apa kok Sha, yang penting kamu datang” “Oiya, ada apa ya kamu ngajak aku ke sini?” “Sebenarnya.. Aku tuh suka sama kamu Sha, Aku udah lama mendam perasaan ini tapi aku tahu kalau kamu dekat dengan sahabatku. Aku sayang sama kamu Sha, Aku cinta sungguh Sha” Sasha pun terdiam sejenak. Hujan yang kian lebat menjadi saksi cinta mereka. “Jadi, gimana Sha, kamu mau kan jadi pacar aku?” “Iya, aku mau kok, tapi…” “Tapi apa Sha?” “Aldy udah duluan nyatain perasaannya sama aku” Dengan perasaan yang kecewa aku pun berlari meninggalkan Sasha. Tak kuhiraukan dia yang tengah berhujan-hujanan itu. Dia terus memandangiku dari kejauhan tanpa berkutip satu katapun. Sejak kejadian itu, aku menjadi anak yang pemalas, pendiam, dan sangat tertutup. Hingga nilai raporku pun ikut terpuruk. Aku sangat nakal sekarang aku jarang masuk sekolah dan sering bolos. Hingga suatu hari Sasha dan Aldy datang ke rumah, “Bastian.. Bastian..” “Iya ada apa cu, Bastiannya ada di dalam, mau nenek panggilkan cu?” “Iya nek, kami ini teman sekolahnya” “Oh, iya sebentar ya cu” Di rumahnya Bastian, aku dan Sasha sempat berbincang tentang perubahan Bastian. “Sebenarnya gini Al, Bastian itu nembak aku di taman belakang sekolah 2 minggu yang lewat, tapi aku bilang sama dia kalau kamu udah nembak aku duluan” “Trus, gara-gara itu dia begini?! “Iya Al..” Tak lama Bastian pun keluar dari kamarnya, “Ehh kalian, ada apa ya?” “Udah deh Bas, kamu jujur aja kamu suka ya sama Sasha?” aldy langsung menanyakan hal itu. “hmmm, kamu tahu dari mana?” “udahlah, aku udah tahu semuanya kok” “Bas, jujur ya.. Aku memang suka sama Sasha tapi, aku ikhlas kok kalau dia jadian sama kamu” “Tapi Al, kamu kan juga suka sama Sasha?” “iya, aku memang suka sama Sasha tapi demi sahabatkuku rela Bas”. “Makasih Al, kamu memang sahabat terbaikku” Semenjak hari itu, Pesahabatan mereka semakin kuat karena mereka merasa tak ada yang perlu diperebutkan, dan cinta tak harus memiliki tapi saling melengkapi. Aldy, Sasha, Bastian pun kini telah lulus SMA dan akan melanjutkan Study nya masing-masing. Aldy yang berpisah dari mereka ia melanjutkan kuliahnya di negeri Paman Sam Amerika Serikat, Sedangkan Sasha dan Bastian melanjutkan study tetap di Australi karena memikirkan keadaan neneknya Bastian yang sudah semakin tua renta. Cerpen Karangan Novia Sri Wahyuni Facebook Novia Sri Wahyuni Cerpen Cinta Di Masa SMA merupakan cerita pendek karangan Novia Sri Wahyuni, kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya. "Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!" Share ke Facebook Twitter WhatsApp " Baca Juga Cerpen Lainnya! " Teman Terdekat Menjadi Cinta Oleh Roudoh Sarifah “Besok jalan gak?” suara Yuda mengagetkan tiba-tiba “besok… hmm nggak dulu deh aku lagi capek, maaf ya Yud” suara ku memelas. “ohh ya udah gak papa, kamu istirahat aja” Kini Kutahu Siapa Dirimu Oleh Vika Berliana Tak terasa kini hubunganku dengan dia memasuki usia 15 bulan. Ya, namanya Iyan. Tepat pada 23 november nanti kami anniv. Tapi, belakangan ini aku merasakan ada yang berbeda dengan Aku Cinta Kau dan Dia Oleh Etika Riani Tsani “Nay, aku sayang kamu, kamu mau jadi pacarku?” Kata-kata itu selalu terngiang di telingaku. Bukan hanya satu orang yang mengucapkannya, tapi ada dua orang pemuda yang mengatakan kalimat indah Hanya Kau Dan Aku Oleh Nabilah Hening tak ada suara apa pun selain jarum jam dinding yang berputar hingga akhirnya berhenti setelah Romi melempar sepatunya ke jam dinding yang terpajang di tembok kamarnya, mengobrak-abrik seisi Shadow Oleh Tisah Apri A Samantha menoleh ke belakang sesaat setelah suara yang menyerukan sebuah nama terasa menggema dalam batok kepalanya. Nihil. Tidak ada siapapun di belakangnya. Samantha menghela nafasnya. Cukup. Gadis cantik itu “Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?” "Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan loh, bagaimana dengan kamu?"
5 Contoh Cerpen Cinta Segitiga, Romantis, Sedih, Cinta Pertama & Sejati. Contoh cerpen cinta - Cerita pendek atau cerpen menurut Sumardjo dan Saini adalah cerita fiktif atau tidak benar-benar terjadi akan tetapi bisa saja terjadi kapanpun dan dimanapun yang mana ceritanya relatif singkat atau pendek. Tujuan dibuatnya cerita pendek adalah untukKompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Awal pndekatan antara akuAri dan Nasya memang sudah beda. Semuanya serba tak di duga. Semua bermula saat liburan kelas kami. Itu terjadi saat kami masih duduk di bangku kelas satu SMA. Aku mulai mendekati Nasya dan terus mendekatinya. Dan sepertinya ada harapan yang Nasya berikan pada ku. Hingga tak ada kata ragu untukku terus mendekatinya. Sampai pada malam saat aku mengungkapkan perasaanku padanya dan memintanya untuk menjadi kekasihku. Dan jawaban yang di berikannya sungguh di luar dugaan. Dia menolak untuk menjadi kekasihku. Namun, Nasya memberikan penjelasan padaku, bahwa ia sedang tidak ingin terikat dalam sebuah hubungan. Tapi dalam sela sela penjelasanya itu ia menyatakan bahwa ia memiliki perasaan yang sama terhadapku seperti rasa yang aku miliki untuknya hanya saja Nasya belum siap untuk berkomitmen dalam hubungan. Setahun kami dekat tanpa kejelasan. Bagiku itu cukup lama, tapi perasaan ini membuatku terus bertahan dengannya. mencoba terus dan terus berusaha. dengan tujuan pada suatu saat nanti aku dan Nasya bisa menjalin sebuah hubungan. Semakin lama aku dan Nasya semakin dekat saja. Bahkan rasa yang aku miliki untuknya semakin menggebu diriku. Berkali kali aku mencoba mengungkapkan isi hati ini bahwa aku ingin ia menjadi milikku seutuhnya dan menuntut kejelasan status di antara kami. Tapi berkali kali juga Nasya mengatakan "Apa pentingnya sebuah status". Namun, Kesabaran yang aku miliki pada akhirnya tertebus juga. Kau menjadi milikku seutuhnya. Dengan satu catatan, ''jangan di publikasikan''. Aku menerima saja syarat darinya karna aku tak peduli apapun itu yang terpenting adalah dirinya sekarang milikku. Betapa lamanya hati ini menunggu hingga akhirnya sampai kepada seperti apa yang diharapkan. Aku gembira tak kepalang. Aku dan Nasya pun telah sering jalan bersama. Sampai akhirnya kami lulus dari SMA dan kuliah di luar kota. Dan Nasya pun kuliah di satu kota yang sama denganku. Kita larut dalam buaian cinta saat saling berbagi denganmu adalah keindahan bagiku. Kami selalu berbagi cerita apa yang terjadi di kehidupan masing masing. Tak ada rahasia di antara kami. Kami saling percaya dan saling menyayangi. Nasya menceritakan tentang seseorang yang sangat menyukainya padaku. Dari dulu seseorang itu suka padanya. Sejak kelas tiga SMP Sampai sekarang hubungan antara Nasya dan seseorang itu masih berlanjut. Aku tak pernah menanyakan nama seseorang itu karna sangat malas sebenarnya aku mendengarkan cerita itu. Aku takut dia itu mempunyai sesuatu yang lebih dariku dan aku takut kehilangan Nasya. Sampai akhirnya nasya memberitahukan nama seseorang itu padaku tanpaku tanya. Aku sungguh tak menyangka ternyata seseorang itu adalah Ilham sahabatku saat aku masih duduk di bangku kelas satu SMP. Aku semakin tak tau harus bagaimana. Aku dan Nasya terus menyembunyikan hubungan kami pada siapapun. Aku mulai terus dan terus mempertanyakan hubungan antara Nasya dan Ilham. Seringkali aku marah, kesal, benci krna hal ini. Sampai pada saat aku berjumpa dengan ilham secara tak sengaja Aku tak menyangka Ilham menceritakan semuanya tentangnya dan Nasya padaku. Semua jelas tercerita olehnya. Perih hati ini mendengarnya, tak sanggup hingga rasanya ingin lari dari hadapannya. Telah berulang kali iLham menyatakan perasaannya pada Nasya. Namun Nasya hanya menggapnya sebagai seorang sahabat saja tak lebih dari itu. Tapi bagi Ilham itu adalah sebuah harapan untuknya. Aku dan Nasya terus dan terus mencari solusi dari masalah ini. Seringkali aku dan Nasya menangis karena hal ini. 1 2 Lihat Puisi Selengkapnya
CERPENCINTA. Antara Sahabat Dan Pacar. Pagi yang cerah dan sayang untuk di lewatkan. Mentari pagi bersinar dengan terangnya. Udara segar pun berhembus. Hari ini hari pertama masuk sekolah semester kedua. Seteleh dua minggu libur puas. Ya, aku rindu sahabatku tercinta. Nazly, Vines, Nadya, dan semuanya. CerpenCinta - Ada Cinta Diantara Persahabatan Blog Kumpulan Cerpen, Cerita Romantis Mengharukan, Ungkapan Penyejuk Hati, Karya Harist Irwinsyah Pertengkaran itu semakin berlarut, sampai-sampai Lisa mengetahui. Pada saat Lisa melihat pertengkaran antara sahabat dan pacarnya itu, Sial waktu itu Vino ingin memukul Gio. dia nggal bisaCerpen Aku, Kau, dan Laut; Aku atau Kau? Antara Cinta dan Pembelaan; Selanjutnya. Tutup. Puisi . Cinta segitiga (antara aku, kau dan sahabatku) 8 Agustus 2010 11:22 Diperbarui: 26 Juni 2015 14:13 41000 0 0 + Laporkan Konten. Laporkan Akun. Lihat foto Puisi. Tak ingin kehilangan sahabat Dan tak ingin melepaskan aku.AntaraSahabat dan Cinta Cerpen Karangan: Sucih Indah Sari Kategori: Cerpen Cinta Segitiga, Cerpen Pengorbanan, Cerpen Persahabatan. Lolos moderasi pada: 28 July 2014. Sungguh hatiku hancur dan sakit seperti sudah lemah tidak ada nafas lagi. "rina, kamu mau tidak jadi pacar aku". "aku mau jadi pacar kamu riyan". AntaraCinta dan Persahabatan Cerpen Karangan: Selawati Kategori: Cerpen Cinta Segitiga, Cerpen Persahabatan, Cerpen Remaja. Lolos moderasi pada: 6 May 2019. Cinta itu bisa datang kapan saja, terkadang hati ini bingung untuk memilih cinta ataupun persahabatan. Banyak orang lebih memilih orang yang dicintainya dibandingkan memilih sahabat. E7PtjTy.